Diocletian menjadi kaisar Romawi pertama yang secara sukarela melepaskan gelarnya
Pada 1 Mei 305, Diocletian memanggil majelis para jenderalnya, pasukan pendamping tradisional, dan perwakilan dari legiun yang jauh. Mereka bertemu di bukit yang sama, 5 kilometer (3,1 mil) dari Nicomedia, tempat Diocletian diproklamirkan sebagai kaisar. Di depan patung Jupiter, dewa pelindungnya, Diocletian berpidato di depan orang banyak. Dengan air mata berlinang, ia memberi tahu mereka tentang kelemahannya, kebutuhannya untuk beristirahat, dan keinginannya untuk mengundurkan diri. Ia menyatakan bahwa ia perlu menyerahkan tugas kekaisaran kepada seseorang yang lebih kuat. Dengan demikian, ia menjadi kaisar Romawi pertama yang secara sukarela melepaskan gelarnya.
