Sekretaris Pertama Komite Sentral Partai Pekerja Vietnam
Pada 1 November 1956, Hồ Chí Minh menjadi Sekretaris Pertama Komite Sentral Partai Pekerja Vietnam.
Periksa acara paling berkesan 1 November 1956 M.
Pada 1 November 1956, Hồ Chí Minh menjadi Sekretaris Pertama Komite Sentral Partai Pekerja Vietnam.
Dari 1 hingga 3 November, Khrushchev meninggalkan Moskow untuk bertemu dengan sekutu Pakta Warsawanya dan memberi tahu mereka tentang keputusan untuk melakukan intervensi.
Pada 1 November, dalam pidato radio kepada rakyat Hungaria, Nagy secara formal menyatakan penarikan Hungaria dari Pakta Warsawa serta sikap netralitas Hungaria.
Pada 1 November, Imre Nagy menerima laporan bahwa pasukan Soviet telah memasuki Hungaria dari timur dan bergerak menuju Budapest. Nagy mencari dan menerima jaminan (yang ternyata palsu) dari duta besar Soviet Yuri Andropov bahwa Uni Soviet tidak akan menyerang. Kabinet, dengan persetujuan János Kádár, menyatakan netralitas Hungaria, menarik diri dari Pakta Warsawa, dan meminta bantuan dari korps diplomatik di Budapest serta Dag Hammarskjöld, Sekretaris Jenderal PBB, untuk mempertahankan netralitas Hungaria. Duta Besar Andropov diminta untuk memberi tahu pemerintahnya bahwa Hungaria akan segera memulai negosiasi mengenai penarikan pasukan Soviet.
Pada 1 November 1956, Hồ Chí Minh menjadi Sekretaris Pertama Komite Sentral Partai Pekerja Vietnam.
Dari 1 hingga 3 November, Khrushchev meninggalkan Moskow untuk bertemu dengan sekutu Pakta Warsawanya dan memberi tahu mereka tentang keputusan untuk melakukan intervensi.
Pada 1 November, dalam pidato radio kepada rakyat Hungaria, Nagy secara formal menyatakan penarikan Hungaria dari Pakta Warsawa serta sikap netralitas Hungaria.
Pada 1 November, Imre Nagy menerima laporan bahwa pasukan Soviet telah memasuki Hungaria dari timur dan bergerak menuju Budapest. Nagy mencari dan menerima jaminan (yang ternyata palsu) dari duta besar Soviet Yuri Andropov bahwa Uni Soviet tidak akan menyerang. Kabinet, dengan persetujuan János Kádár, menyatakan netralitas Hungaria, menarik diri dari Pakta Warsawa, dan meminta bantuan dari korps diplomatik di Budapest serta Dag Hammarskjöld, Sekretaris Jenderal PBB, untuk mempertahankan netralitas Hungaria. Duta Besar Andropov diminta untuk memberi tahu pemerintahnya bahwa Hungaria akan segera memulai negosiasi mengenai penarikan pasukan Soviet.