Badr al-Din Solamish adalah Sultan Mamluk keenam dari Mamluk
Badr al-Din Solamish adalah Sultan Mesir pada tahun 1279. Lahir di Kairo, ia adalah putra Baibars, seorang sultan keturunan Kipchak.
Badr al-Din Solamish adalah Sultan Mesir pada tahun 1279. Lahir di Kairo, ia adalah putra Baibars, seorang sultan keturunan Kipchak.
Qalāwūn aṣ-Ṣāliḥ adalah sultan Mamluk Bahri ketujuh; ia memerintah Mesir dari tahun 1279 hingga 1290.
Ramesses II berusaha untuk merebut kembali wilayah-wilayah di Levant yang sebelumnya dikuasai oleh Dinasti ke-18. Kampanye penaklukannya memuncak pada Pertempuran Kadesh, di mana ia memimpin pasukan Mesir melawan pasukan raja Het, Muwatalli II. Ramesses II membangun banyak monumen besar, termasuk kompleks arkeologi Abu Simbel dan kuil makam yang dikenal sebagai Ramesseum. Ia membangun dalam skala monumental untuk memastikan warisannya bertahan dari gerusan waktu. Ramesses menggunakan seni sebagai sarana propaganda atas kemenangan-kemenangannya melawan bangsa asing, yang digambarkan pada banyak relief kuil. Ramesses II mendirikan lebih banyak patung kolosal dirinya daripada firaun lainnya, dan juga merampas banyak patung yang sudah ada dengan mengukir cartouche miliknya sendiri pada patung-patung tersebut.
Badr al-Din Solamish adalah Sultan Mesir pada tahun 1279. Lahir di Kairo, ia adalah putra Baibars, seorang sultan keturunan Kipchak.
Qalāwūn aṣ-Ṣāliḥ adalah sultan Mamluk Bahri ketujuh; ia memerintah Mesir dari tahun 1279 hingga 1290.
Ramesses II berusaha untuk merebut kembali wilayah-wilayah di Levant yang sebelumnya dikuasai oleh Dinasti ke-18. Kampanye penaklukannya memuncak pada Pertempuran Kadesh, di mana ia memimpin pasukan Mesir melawan pasukan raja Het, Muwatalli II. Ramesses II membangun banyak monumen besar, termasuk kompleks arkeologi Abu Simbel dan kuil makam yang dikenal sebagai Ramesseum. Ia membangun dalam skala monumental untuk memastikan warisannya bertahan dari gerusan waktu. Ramesses menggunakan seni sebagai sarana propaganda atas kemenangan-kemenangannya melawan bangsa asing, yang digambarkan pada banyak relief kuil. Ramesses II mendirikan lebih banyak patung kolosal dirinya daripada firaun lainnya, dan juga merampas banyak patung yang sudah ada dengan mengukir cartouche miliknya sendiri pada patung-patung tersebut.