Logo Historydraft
null
6 peristiwa di linimasa ini
  1. Kekaisaran Romawi Suci

    Perdamaian Westphalia

    1648Osnabrück dan Münster, Westphalia, Kekaisaran Romawi Suci

    Akhir yang sebenarnya dari kekaisaran terjadi dalam beberapa tahap. Perdamaian Westphalia pada tahun 1648, yang mengakhiri Perang Tiga Puluh Tahun, memberikan wilayah-wilayah tersebut kemerdekaan yang hampir lengkap. Calvinisme kini diizinkan, tetapi Anabaptis, Arminian, dan komunitas Protestan lainnya masih tidak akan mendapatkan dukungan apa pun dan terus dianiaya hingga akhir Kekaisaran. Konfederasi Swiss, yang telah menetapkan kuasi-kemerdekaan pada tahun 1499, serta Belanda Utara, meninggalkan Kekaisaran. Kaisar-kaisar Habsburg berfokus pada konsolidasi wilayah mereka sendiri di Austria dan tempat lain. Perjanjian Westphalia mengakhiri periode bencana dalam sejarah Eropa yang menyebabkan kematian sekitar delapan juta orang. Para sarjana telah mengidentifikasi Westphalia sebagai awal dari sistem internasional modern, berdasarkan konsep kedaulatan Westphalia, meskipun interpretasi ini telah ditentang.

  2. Perpustakaan

    Perang Tiga Puluh Tahun

    1648Eropa

    Namun, zaman keemasan ini bukan sekadar periode prosaik ekspansi besar terhadap jumlah dan aksesibilitas perpustakaan di Eropa; ini juga merupakan periode konflik besar. Reformasi tidak hanya menginspirasi redistribusi kekuasaan tetapi juga redistribusi kekayaan dan pengetahuan. Sementara Perang Tiga Puluh Tahun (1618–1648) memusnahkan populasi Eropa (dari 21 juta pada awal konflik menjadi 13 juta pada akhirnya), perang ini juga membantu redistribusi kekayaan dan pengetahuan tersebut.

  3. John Sheffield, Duke of Buckingham and Normanby ke-1 (1648)

    Selasa Apr 7, 1648Buckingham

    John Sheffield adalah Duke of Buckingham and Normanby ke-1.

  4. Kekaisaran Romawi Suci

    Perdamaian Westphalia

    1648Osnabrück dan Münster, Westphalia, Kekaisaran Romawi Suci

    Akhir yang sebenarnya dari kekaisaran terjadi dalam beberapa tahap. Perdamaian Westphalia pada tahun 1648, yang mengakhiri Perang Tiga Puluh Tahun, memberikan wilayah-wilayah tersebut kemerdekaan yang hampir lengkap. Calvinisme kini diizinkan, tetapi Anabaptis, Arminian, dan komunitas Protestan lainnya masih tidak akan mendapatkan dukungan apa pun dan terus dianiaya hingga akhir Kekaisaran. Konfederasi Swiss, yang telah menetapkan kuasi-kemerdekaan pada tahun 1499, serta Belanda Utara, meninggalkan Kekaisaran. Kaisar-kaisar Habsburg berfokus pada konsolidasi wilayah mereka sendiri di Austria dan tempat lain. Perjanjian Westphalia mengakhiri periode bencana dalam sejarah Eropa yang menyebabkan kematian sekitar delapan juta orang. Para sarjana telah mengidentifikasi Westphalia sebagai awal dari sistem internasional modern, berdasarkan konsep kedaulatan Westphalia, meskipun interpretasi ini telah ditentang.

  5. Perpustakaan

    Perang Tiga Puluh Tahun

    1648Eropa

    Namun, zaman keemasan ini bukan sekadar periode prosaik ekspansi besar terhadap jumlah dan aksesibilitas perpustakaan di Eropa; ini juga merupakan periode konflik besar. Reformasi tidak hanya menginspirasi redistribusi kekuasaan tetapi juga redistribusi kekayaan dan pengetahuan. Sementara Perang Tiga Puluh Tahun (1618–1648) memusnahkan populasi Eropa (dari 21 juta pada awal konflik menjadi 13 juta pada akhirnya), perang ini juga membantu redistribusi kekayaan dan pengetahuan tersebut.

  6. John Sheffield, Duke of Buckingham and Normanby ke-1 (1648)

    Selasa Apr 7, 1648Buckingham

    John Sheffield adalah Duke of Buckingham and Normanby ke-1.