Bogd Khan menjadi Pemimpin Kekaisaran Mongol
Gerakan kemerdekaan terjadi yang tidak terbatas pada Mongolia Utara (luar) saja, tetapi merupakan fenomena pan-Mongolia. Pada 29 Desember 1911, Bogd Khan menjadi pemimpin kekaisaran Mongol. Mongolia Dalam menjadi wilayah yang diperebutkan antara Khan dan Republik. Secara umum, Rusia mendukung Kemerdekaan Mongolia Luar (termasuk Tannu Uriankhai) selama masa Revolusi Xinhai. Tibet dan Mongolia kemudian saling mengakui dalam sebuah perjanjian.
