Logo Historydraft
null
6 peristiwa di linimasa ini
  1. Pemberontakan Brunei

    Pemberontakan Meletus

    Sabtu Des 8, 196202:00:00 AMBrunei

    Pemberontakan meletus pada pukul 2:00 pagi tanggal 8 Desember. Sinyal dari Brunei ke Markas Besar Timur Jauh Inggris melaporkan serangan pemberontak di kantor polisi, Istana Sultan, rumah Perdana Menteri, dan pembangkit listrik, serta pasukan pemberontak lainnya sedang mendekati ibu kota melalui jalur air. Markas Besar Timur Jauh memerintahkan ALE YELLOW, yang menempatkan pasukan dua kompi infanteri Gurkha dalam status siaga 48 jam untuk bergerak.

  2. Pemberontakan Brunei

    TNKU Menguasai Pekan Besar

    Sabtu Des 8, 196205:00:00 AMBrunei

    Menjelang pukul lima pagi, TNKU menguasai Pekan Besar. Berita datang bahwa sejumlah pegawai negeri di Pekan Besar berhasil meloloskan diri dari penangkapan. Sekitar satu jam kemudian di pusat kota, Wakil Menteri Besar diterima oleh Sultan. Setelah pertemuan tersebut, Sultan membuat pernyataan radio yang mengutuk TNKU, sayap bersenjata Partai Rakyat Brunei, atas pengkhianatan.

  3. Pemberontakan Brunei

    Pesawat Beverley Mendarat

    Sabtu Des 8, 196210:00:00 PMBrunei

    Sembilan jam setelah ALE YELLOW, ALE RED diperintahkan dan dua kompi dari Batalyon ke-1, Resimen Gurkha ke-2, dari Brigade Infanteri ke-99, pindah ke lapangan terbang RAF di Changi dan Seletar di Singapura untuk terbang ke Pulau Labuan di Teluk Brunei. Pesawat Beverley mendarat sekitar pukul 10:00 malam dan pasukan Gurkha bergerak maju ke Brunei. Mereka melakukan serangkaian aksi, menderita enam korban, dua di antaranya tewas. Sekelompok kecil Gurkha yang dipimpin oleh Kapten Digby Willoughby menyelamatkan Sultan dan membawanya ke markas polisi. Serangan ke Seria menghadapi perlawanan kuat dan kembali ke Brunei untuk melawan ancaman pemberontak terhadap pusat kota dan lapangan terbang.

  4. Pemberontakan Brunei

    Pemberontakan Meletus

    Sabtu Des 8, 196202:00:00 AMBrunei

    Pemberontakan meletus pada pukul 2:00 pagi tanggal 8 Desember. Sinyal dari Brunei ke Markas Besar Timur Jauh Inggris melaporkan serangan pemberontak di kantor polisi, Istana Sultan, rumah Perdana Menteri, dan pembangkit listrik, serta pasukan pemberontak lainnya sedang mendekati ibu kota melalui jalur air. Markas Besar Timur Jauh memerintahkan ALE YELLOW, yang menempatkan pasukan dua kompi infanteri Gurkha dalam status siaga 48 jam untuk bergerak.

  5. Pemberontakan Brunei

    TNKU Menguasai Pekan Besar

    Sabtu Des 8, 196205:00:00 AMBrunei

    Menjelang pukul lima pagi, TNKU menguasai Pekan Besar. Berita datang bahwa sejumlah pegawai negeri di Pekan Besar berhasil meloloskan diri dari penangkapan. Sekitar satu jam kemudian di pusat kota, Wakil Menteri Besar diterima oleh Sultan. Setelah pertemuan tersebut, Sultan membuat pernyataan radio yang mengutuk TNKU, sayap bersenjata Partai Rakyat Brunei, atas pengkhianatan.

  6. Pemberontakan Brunei

    Pesawat Beverley Mendarat

    Sabtu Des 8, 196210:00:00 PMBrunei

    Sembilan jam setelah ALE YELLOW, ALE RED diperintahkan dan dua kompi dari Batalyon ke-1, Resimen Gurkha ke-2, dari Brigade Infanteri ke-99, pindah ke lapangan terbang RAF di Changi dan Seletar di Singapura untuk terbang ke Pulau Labuan di Teluk Brunei. Pesawat Beverley mendarat sekitar pukul 10:00 malam dan pasukan Gurkha bergerak maju ke Brunei. Mereka melakukan serangkaian aksi, menderita enam korban, dua di antaranya tewas. Sekelompok kecil Gurkha yang dipimpin oleh Kapten Digby Willoughby menyelamatkan Sultan dan membawanya ke markas polisi. Serangan ke Seria menghadapi perlawanan kuat dan kembali ke Brunei untuk melawan ancaman pemberontak terhadap pusat kota dan lapangan terbang.