Krisis Wajib Militer
Hal ini semakin mengasingkan kaum nasionalis Irlandia dan memicu demonstrasi massa selama Krisis Wajib Militer tahun 1918. Dalam pemilihan umum tahun 1918, para pemilih Irlandia menunjukkan ketidaksetujuan mereka terhadap kebijakan Inggris dengan memberikan 70% (73 kursi dari 105) kursi Irlandia kepada Sinn Féin, 25 di antaranya tanpa lawan.
