Depresi Besar memberikan peluang politik bagi Hitler. Rakyat Jerman merasa bimbang terhadap republik parlementer, yang menghadapi tantangan dari ekstremis sayap kanan dan kiri. Partai-partai politik moderat semakin tidak mampu membendung gelombang ekstremisme, dan referendum Jerman tahun 1929 membantu mengangkat ideologi Nazi.
eventSabtu Des 28, 1929placeCadaqués, Catalonia, Spanyol
Dihempaskan secara paksa dari rumah ayahnya pada 28 Desember 1929. Hubungan Dalí dengan ayahnya hampir putus. Don Salvador Dalí y Cusi sangat tidak menyetujui romansa putranya dengan Gala, dan melihat hubungannya dengan kelompok Surealis sebagai pengaruh buruk bagi moralnya. Puncaknya adalah ketika Don Salvador membaca di surat kabar Barcelona bahwa putranya baru saja memamerkan sebuah gambar Hati Kudus Yesus Kristus di Paris, dengan tulisan provokatif: "Terkadang, saya meludah untuk bersenang-senang pada potret ibu saya". Merasa marah, Don Salvador menuntut agar putranya mencabut pernyataannya di depan umum. Dalí menolak, mungkin karena takut dikeluarkan dari kelompok Surealis, dan diusir secara paksa dari rumah ayahnya pada 28 Desember 1929. Ayahnya mengatakan kepadanya bahwa dia akan dicoret dari warisan dan tidak boleh menginjakkan kaki di Cadaqués lagi.
Depresi Besar memberikan peluang politik bagi Hitler. Rakyat Jerman merasa bimbang terhadap republik parlementer, yang menghadapi tantangan dari ekstremis sayap kanan dan kiri. Partai-partai politik moderat semakin tidak mampu membendung gelombang ekstremisme, dan referendum Jerman tahun 1929 membantu mengangkat ideologi Nazi.
eventSabtu Des 28, 1929placeCadaqués, Catalonia, Spanyol
Dihempaskan secara paksa dari rumah ayahnya pada 28 Desember 1929. Hubungan Dalí dengan ayahnya hampir putus. Don Salvador Dalí y Cusi sangat tidak menyetujui romansa putranya dengan Gala, dan melihat hubungannya dengan kelompok Surealis sebagai pengaruh buruk bagi moralnya. Puncaknya adalah ketika Don Salvador membaca di surat kabar Barcelona bahwa putranya baru saja memamerkan sebuah gambar Hati Kudus Yesus Kristus di Paris, dengan tulisan provokatif: "Terkadang, saya meludah untuk bersenang-senang pada potret ibu saya". Merasa marah, Don Salvador menuntut agar putranya mencabut pernyataannya di depan umum. Dalí menolak, mungkin karena takut dikeluarkan dari kelompok Surealis, dan diusir secara paksa dari rumah ayahnya pada 28 Desember 1929. Ayahnya mengatakan kepadanya bahwa dia akan dicoret dari warisan dan tidak boleh menginjakkan kaki di Cadaqués lagi.