Logo Historydraft
null
6 peristiwa di linimasa ini
  1. Charles de Gaulle

    Paul Reynaud pertama kali mengundang De Gaulle untuk menemuinya

    Rabu Des 5, 1934Paris, Prancis

    Pandangan De Gaulle menarik perhatian politisi maverick Paul Reynaud, yang kepadanya ia sering menulis, terkadang dengan istilah yang menjilat. Reynaud pertama kali mengundangnya untuk bertemu pada 5 Desember 1934.

  2. Winston Churchill

    RUU India memasuki Parlemen

    Des, 1934London, Inggris, Britania Raya

    Pada Desember 1934, RUU India masuk ke Parlemen dan disahkan pada Februari 1935. Churchill dan 83 anggota parlemen Konservatif lainnya memberikan suara menentangnya.

  3. Josip Broz Tito

    Tito terpilih sebagai anggota Politbiro untuk pertama kalinya

    Selasa Des 25, 1934Ljubljana, Slovenia

    Pada Hari Natal 1934, pertemuan rahasia Komite Pusat CPY diadakan di Ljubljana, dan Tito terpilih sebagai anggota Politbiro untuk pertama kalinya. Politbiro memutuskan untuk mengirimnya ke Moskow guna melaporkan situasi di Yugoslavia, dan pada awal Februari 1935, ia tiba di sana sebagai pejabat penuh waktu Komintern.

  4. Charles de Gaulle

    Paul Reynaud pertama kali mengundang De Gaulle untuk menemuinya

    Rabu Des 5, 1934Paris, Prancis

    Pandangan De Gaulle menarik perhatian politisi maverick Paul Reynaud, yang kepadanya ia sering menulis, terkadang dengan istilah yang menjilat. Reynaud pertama kali mengundangnya untuk bertemu pada 5 Desember 1934.

  5. Winston Churchill

    RUU India memasuki Parlemen

    Des, 1934London, Inggris, Britania Raya

    Pada Desember 1934, RUU India masuk ke Parlemen dan disahkan pada Februari 1935. Churchill dan 83 anggota parlemen Konservatif lainnya memberikan suara menentangnya.

  6. Josip Broz Tito

    Tito terpilih sebagai anggota Politbiro untuk pertama kalinya

    Selasa Des 25, 1934Ljubljana, Slovenia

    Pada Hari Natal 1934, pertemuan rahasia Komite Pusat CPY diadakan di Ljubljana, dan Tito terpilih sebagai anggota Politbiro untuk pertama kalinya. Politbiro memutuskan untuk mengirimnya ke Moskow guna melaporkan situasi di Yugoslavia, dan pada awal Februari 1935, ia tiba di sana sebagai pejabat penuh waktu Komintern.