Logo Historydraft
null
4 peristiwa di linimasa ini
  1. Frederick Douglass

    Kematian

    Sabtu Feb 2, 1895Washington D.C., AS

    Pada 20 Februari 1895, Douglass menghadiri pertemuan Dewan Perempuan Nasional di Washington, D.C. Selama pertemuan itu, ia dibawa ke panggung dan menerima tepuk tangan meriah. Tak lama setelah ia kembali ke rumah, Douglass meninggal karena serangan jantung hebat. Ia berusia 77 tahun. Peti mati Douglass dibawa kembali ke Rochester, New York, tempat ia tinggal selama 25 tahun, lebih lama daripada di tempat lain dalam hidupnya. Ia dimakamkan di samping Anna di plot keluarga Douglass di Pemakaman Mount Hope, dan Helen bergabung dengan mereka pada tahun 1903.

  2. Winston Churchill

    Churchill ditugaskan sebagai letnan dua

    Feb, 1895Inggris, Britania Raya

    Pada Februari 1895, Churchill ditugaskan sebagai letnan dua di resimen 4th Queen's Own Hussars dari Angkatan Darat Inggris, yang berbasis di Aldershot. Karena ingin menyaksikan aksi militer, ia menggunakan pengaruh ibunya untuk mendapatkan penempatan di zona perang.

  3. Frederick Douglass

    Kematian

    Sabtu Feb 2, 1895Washington D.C., AS

    Pada 20 Februari 1895, Douglass menghadiri pertemuan Dewan Perempuan Nasional di Washington, D.C. Selama pertemuan itu, ia dibawa ke panggung dan menerima tepuk tangan meriah. Tak lama setelah ia kembali ke rumah, Douglass meninggal karena serangan jantung hebat. Ia berusia 77 tahun. Peti mati Douglass dibawa kembali ke Rochester, New York, tempat ia tinggal selama 25 tahun, lebih lama daripada di tempat lain dalam hidupnya. Ia dimakamkan di samping Anna di plot keluarga Douglass di Pemakaman Mount Hope, dan Helen bergabung dengan mereka pada tahun 1903.

  4. Winston Churchill

    Churchill ditugaskan sebagai letnan dua

    Feb, 1895Inggris, Britania Raya

    Pada Februari 1895, Churchill ditugaskan sebagai letnan dua di resimen 4th Queen's Own Hussars dari Angkatan Darat Inggris, yang berbasis di Aldershot. Karena ingin menyaksikan aksi militer, ia menggunakan pengaruh ibunya untuk mendapatkan penempatan di zona perang.