Mengirimkan berita
Röntgen segera menyadari bahwa sinar-X dapat memiliki aplikasi medis. Bersamaan dengan pengajuan Physical-Medical Society pada 28 Desember, ia mengirim surat kepada para dokter yang dikenalnya di seluruh Eropa (1 Januari 1896).
Röntgen segera menyadari bahwa sinar-X dapat memiliki aplikasi medis. Bersamaan dengan pengajuan Physical-Medical Society pada 28 Desember, ia mengirim surat kepada para dokter yang dikenalnya di seluruh Eropa (1 Januari 1896).
Insinyur listrik Skotlandia Alan Archibald Campbell-Swinton adalah orang pertama setelah Röntgen yang membuat sinar-X (dari sebuah tangan). Sepanjang bulan Februari, ada 46 eksperimenter yang menggunakan teknik ini di Amerika Utara saja.
Penggunaan sinar-X pertama dalam kondisi klinis dilakukan oleh John Hall-Edwards di Birmingham, Inggris pada 11 Januari 1896, ketika ia meradiografi jarum yang tertancap di tangan seorang rekan.
Sinar-X medis pertama yang dibuat di Amerika Serikat diperoleh menggunakan tabung lucutan dengan desain Pului. Pada Januari 1896, setelah membaca tentang penemuan Röntgen, Frank Austin dari Dartmouth College menguji semua tabung lucutan di laboratorium fisika dan menemukan bahwa hanya tabung Pului yang menghasilkan sinar-X.
Röntgen segera menyadari bahwa sinar-X dapat memiliki aplikasi medis. Bersamaan dengan pengajuan Physical-Medical Society pada 28 Desember, ia mengirim surat kepada para dokter yang dikenalnya di seluruh Eropa (1 Januari 1896).
Insinyur listrik Skotlandia Alan Archibald Campbell-Swinton adalah orang pertama setelah Röntgen yang membuat sinar-X (dari sebuah tangan). Sepanjang bulan Februari, ada 46 eksperimenter yang menggunakan teknik ini di Amerika Utara saja.
Penggunaan sinar-X pertama dalam kondisi klinis dilakukan oleh John Hall-Edwards di Birmingham, Inggris pada 11 Januari 1896, ketika ia meradiografi jarum yang tertancap di tangan seorang rekan.
Sinar-X medis pertama yang dibuat di Amerika Serikat diperoleh menggunakan tabung lucutan dengan desain Pului. Pada Januari 1896, setelah membaca tentang penemuan Röntgen, Frank Austin dari Dartmouth College menguji semua tabung lucutan di laboratorium fisika dan menemukan bahwa hanya tabung Pului yang menghasilkan sinar-X.