Antara 8–11 Januari 1968, Menteri Luar Negeri Inggris Goronwy Roberts mengunjungi Negara-Negara Trucial dan mengumumkan kepada para penguasanya yang terkejut bahwa Inggris akan membatalkan perjanjiannya dengan mereka dan bermaksud untuk menarik diri dari wilayah tersebut.
eventMinggu Jan 21, 1968placePangkalan Udara Thule (sebelumnya Pituffik), Greenland
21 Januari 1968: kecelakaan B-52 Pangkalan Udara Thule tahun 1968 melibatkan pesawat pengebom B-52 Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF). Pesawat tersebut membawa empat bom hidrogen ketika kebakaran kabin memaksa awak pesawat meninggalkan pesawat. Enam awak berhasil melontarkan diri dengan selamat, tetapi satu orang yang tidak memiliki kursi pelontar tewas saat mencoba menyelamatkan diri. Pesawat pengebom tersebut jatuh di atas es laut di Greenland, menyebabkan muatan nuklir pecah dan tersebar, yang mengakibatkan kontaminasi radioaktif yang luas.
Serangan Tet dimulai pada 30 Januari 1968, ketika lebih dari 100 kota diserang oleh lebih dari 85.000 tentara musuh, termasuk serangan terhadap instalasi militer utama, markas besar, serta gedung dan kantor pemerintah, termasuk Kedutaan Besar AS di Saigon.
Dengan izin Hồ Chí Minh, Việt Cộng merencanakan Serangan Tet besar-besaran yang akan dimulai pada 31 Januari 1968, dengan tujuan merebut sebagian besar wilayah Selatan secara paksa dan memberikan pukulan berat bagi militer Amerika. Serangan tersebut dilaksanakan dengan biaya besar dan menimbulkan banyak korban jiwa pada cabang politik dan angkatan bersenjata Việt Cộng.
Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perdagangan dan Pembangunan
Konferensi New Delhi
eventRabu Jan 31, 1968placeNew Delhi, India
Konferensi New Delhi, yang diadakan pada Februari dan Maret 1968, merupakan forum yang memungkinkan negara-negara berkembang untuk mencapai kesepakatan mengenai prinsip-prinsip dasar kebijakan pembangunan mereka. Konferensi di New Delhi menjadi kesempatan bagi skema-skema untuk akhirnya disetujui.
Konferensi ini memberikan dorongan besar dalam membujuk pihak Utara untuk menindaklanjuti resolusi UNCTAD I, dalam menetapkan preferensi umum.
Target untuk arus swasta dan resmi ke LDC dinaikkan menjadi 1% dari GNP negara Utara, namun negara-negara maju gagal berkomitmen untuk mencapai target tersebut pada tanggal tertentu. Hal ini terbukti menjadi poin perdebatan yang berkelanjutan di konferensi-konferensi UNCTAD.
Konferensi ini menghasilkan Perjanjian Gula Internasional, yang berupaya menstabilkan harga gula dunia.
Antara 8–11 Januari 1968, Menteri Luar Negeri Inggris Goronwy Roberts mengunjungi Negara-Negara Trucial dan mengumumkan kepada para penguasanya yang terkejut bahwa Inggris akan membatalkan perjanjiannya dengan mereka dan bermaksud untuk menarik diri dari wilayah tersebut.
eventMinggu Jan 21, 1968placePangkalan Udara Thule (sebelumnya Pituffik), Greenland
21 Januari 1968: kecelakaan B-52 Pangkalan Udara Thule tahun 1968 melibatkan pesawat pengebom B-52 Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF). Pesawat tersebut membawa empat bom hidrogen ketika kebakaran kabin memaksa awak pesawat meninggalkan pesawat. Enam awak berhasil melontarkan diri dengan selamat, tetapi satu orang yang tidak memiliki kursi pelontar tewas saat mencoba menyelamatkan diri. Pesawat pengebom tersebut jatuh di atas es laut di Greenland, menyebabkan muatan nuklir pecah dan tersebar, yang mengakibatkan kontaminasi radioaktif yang luas.
Serangan Tet dimulai pada 30 Januari 1968, ketika lebih dari 100 kota diserang oleh lebih dari 85.000 tentara musuh, termasuk serangan terhadap instalasi militer utama, markas besar, serta gedung dan kantor pemerintah, termasuk Kedutaan Besar AS di Saigon.
Dengan izin Hồ Chí Minh, Việt Cộng merencanakan Serangan Tet besar-besaran yang akan dimulai pada 31 Januari 1968, dengan tujuan merebut sebagian besar wilayah Selatan secara paksa dan memberikan pukulan berat bagi militer Amerika. Serangan tersebut dilaksanakan dengan biaya besar dan menimbulkan banyak korban jiwa pada cabang politik dan angkatan bersenjata Việt Cộng.
Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perdagangan dan Pembangunan
Konferensi New Delhi
eventRabu Jan 31, 1968placeNew Delhi, India
Konferensi New Delhi, yang diadakan pada Februari dan Maret 1968, merupakan forum yang memungkinkan negara-negara berkembang untuk mencapai kesepakatan mengenai prinsip-prinsip dasar kebijakan pembangunan mereka. Konferensi di New Delhi menjadi kesempatan bagi skema-skema untuk akhirnya disetujui.
Konferensi ini memberikan dorongan besar dalam membujuk pihak Utara untuk menindaklanjuti resolusi UNCTAD I, dalam menetapkan preferensi umum.
Target untuk arus swasta dan resmi ke LDC dinaikkan menjadi 1% dari GNP negara Utara, namun negara-negara maju gagal berkomitmen untuk mencapai target tersebut pada tanggal tertentu. Hal ini terbukti menjadi poin perdebatan yang berkelanjutan di konferensi-konferensi UNCTAD.
Konferensi ini menghasilkan Perjanjian Gula Internasional, yang berupaya menstabilkan harga gula dunia.