Bintang untuk Nebraska
Bendera tersebut diubah menjadi memiliki 37 bintang. (untuk Nebraska)
Bendera tersebut diubah menjadi memiliki 37 bintang. (untuk Nebraska)
Konfederasi Jerman berlangsung hingga tahun 1866 ketika Prusia mendirikan Konfederasi Jerman Utara, cikal bakal Kekaisaran Jerman yang menyatukan wilayah-wilayah berbahasa Jerman di luar Austria dan Swiss di bawah kepemimpinan Prusia pada tahun 1871. Negara ini berkembang menjadi Jerman modern. Konfederasi Jerman Utara adalah negara federal Jerman yang ada dari Juli 1867 hingga Desember 1870. Meskipun secara de jure merupakan konfederasi negara-negara yang setara, Konfederasi ini secara de facto dikendalikan dan dipimpin oleh anggota terbesar dan terkuat, yaitu Prusia, yang menggunakan pengaruhnya untuk mewujudkan pembentukan Kekaisaran Jerman. Beberapa sejarawan juga menggunakan nama tersebut untuk aliansi 22 negara bagian Jerman yang dibentuk pada 18 Agustus 1866 (Augustbündnis). Pada tahun 1870–1871, negara-negara Jerman selatan seperti Baden, Hesse-Darmstadt, Württemberg, dan Bavaria bergabung dengan negara tersebut. Pada 1 Januari 1871, negara tersebut mengadopsi konstitusi baru, yang ditulis dengan judul "Konfederasi Jerman" yang baru, namun sudah memberikan nama "Kekaisaran Jerman" dalam pembukaan dan pasal 11. Satu-satunya negara anggota kerajaan dari Kekaisaran Romawi Suci yang telah mempertahankan statusnya sebagai monarki hingga hari ini adalah Kepangeranan Liechtenstein. Satu-satunya Kota Kekaisaran Bebas yang masih menjadi negara bagian di dalam Jerman adalah Hamburg dan Bremen. Semua negara anggota bersejarah lainnya dari HRE telah dibubarkan atau merupakan negara penerus republik dari negara-negara pendahulu kerajaan mereka.
Konfederasi Jerman Utara adalah federasi Jerman yang ada dari Juli 1867 hingga Desember 1870. Ini adalah periode pertama negara bangsa Jerman sebagaimana dikenal saat ini sebagai Republik Federal Jerman.
Bendera tersebut diubah menjadi memiliki 37 bintang. (untuk Nebraska)
Konfederasi Jerman berlangsung hingga tahun 1866 ketika Prusia mendirikan Konfederasi Jerman Utara, cikal bakal Kekaisaran Jerman yang menyatukan wilayah-wilayah berbahasa Jerman di luar Austria dan Swiss di bawah kepemimpinan Prusia pada tahun 1871. Negara ini berkembang menjadi Jerman modern. Konfederasi Jerman Utara adalah negara federal Jerman yang ada dari Juli 1867 hingga Desember 1870. Meskipun secara de jure merupakan konfederasi negara-negara yang setara, Konfederasi ini secara de facto dikendalikan dan dipimpin oleh anggota terbesar dan terkuat, yaitu Prusia, yang menggunakan pengaruhnya untuk mewujudkan pembentukan Kekaisaran Jerman. Beberapa sejarawan juga menggunakan nama tersebut untuk aliansi 22 negara bagian Jerman yang dibentuk pada 18 Agustus 1866 (Augustbündnis). Pada tahun 1870–1871, negara-negara Jerman selatan seperti Baden, Hesse-Darmstadt, Württemberg, dan Bavaria bergabung dengan negara tersebut. Pada 1 Januari 1871, negara tersebut mengadopsi konstitusi baru, yang ditulis dengan judul "Konfederasi Jerman" yang baru, namun sudah memberikan nama "Kekaisaran Jerman" dalam pembukaan dan pasal 11. Satu-satunya negara anggota kerajaan dari Kekaisaran Romawi Suci yang telah mempertahankan statusnya sebagai monarki hingga hari ini adalah Kepangeranan Liechtenstein. Satu-satunya Kota Kekaisaran Bebas yang masih menjadi negara bagian di dalam Jerman adalah Hamburg dan Bremen. Semua negara anggota bersejarah lainnya dari HRE telah dibubarkan atau merupakan negara penerus republik dari negara-negara pendahulu kerajaan mereka.
Konfederasi Jerman Utara adalah federasi Jerman yang ada dari Juli 1867 hingga Desember 1870. Ini adalah periode pertama negara bangsa Jerman sebagaimana dikenal saat ini sebagai Republik Federal Jerman.