Inggris membuat isyarat damai pertama mereka, membatalkan kebijakan pembakaran rumah sebagai pembalasan
Pada 6 Juni 1921, Inggris membuat isyarat damai pertama mereka, membatalkan kebijakan pembakaran rumah sebagai pembalasan. Di sisi lain, para pemimpin IRA dan khususnya Michael Collins, merasa bahwa IRA sebagaimana diorganisir saat itu tidak dapat bertahan tanpa batas waktu. Mereka tertekan oleh pengerahan lebih banyak tentara reguler Inggris ke Irlandia serta kurangnya senjata dan amunisi.
