Kelulusan
Pada Juni 1955, Gorbachev lulus dari sekolah hukum (Universitas Negeri Moskow) dengan predikat pujian; makalah akhirnya membahas keunggulan "demokrasi sosialis" (sistem politik Soviet) dibandingkan "demokrasi borjuis" (demokrasi liberal).
Pada Juni 1955, Gorbachev lulus dari sekolah hukum (Universitas Negeri Moskow) dengan predikat pujian; makalah akhirnya membahas keunggulan "demokrasi sosialis" (sistem politik Soviet) dibandingkan "demokrasi borjuis" (demokrasi liberal).
Yang paling terkenal dari kelompok anti-Batista ini adalah "Gerakan 26 Juli" (MR-26-7), yang didirikan oleh seorang pengacara bernama Fidel Castro. Dengan Castro sebagai kepala MR-26-7, organisasi ini didasarkan pada sistem sel klandestin, dengan setiap sel berisi sepuluh anggota, yang tidak satu pun dari mereka mengetahui keberadaan atau kegiatan sel lainnya.
King memulai studi doktoral dalam teologi sistematis di Boston University dan menerima gelar Ph.D. pada 5 Juni 1955.
Pada Juni 1955, Gorbachev lulus dari sekolah hukum (Universitas Negeri Moskow) dengan predikat pujian; makalah akhirnya membahas keunggulan "demokrasi sosialis" (sistem politik Soviet) dibandingkan "demokrasi borjuis" (demokrasi liberal).
Yang paling terkenal dari kelompok anti-Batista ini adalah "Gerakan 26 Juli" (MR-26-7), yang didirikan oleh seorang pengacara bernama Fidel Castro. Dengan Castro sebagai kepala MR-26-7, organisasi ini didasarkan pada sistem sel klandestin, dengan setiap sel berisi sepuluh anggota, yang tidak satu pun dari mereka mengetahui keberadaan atau kegiatan sel lainnya.
King memulai studi doktoral dalam teologi sistematis di Boston University dan menerima gelar Ph.D. pada 5 Juni 1955.