Logo Historydraft
null
4 peristiwa di linimasa ini
  1. Kekaisaran Utsmaniyah

    Konvensi Kütahya

    Minggu Mei 5, 1833Kütahya, Kekaisaran Ottoman

    Berdasarkan ketentuan Konvensi Kütahya, yang ditandatangani pada 5 Mei 1833, Muhammad Ali Pasha setuju untuk menghentikan kampanyenya melawan Sultan, sebagai imbalannya ia dijadikan vali (gubernur) vilayet (provinsi) Kreta, Aleppo, Tripoli, Damaskus, dan Sidon (empat yang terakhir mencakup Suriah dan Lebanon modern), serta diberi hak untuk memungut pajak di Adana.

  2. Muhammad Ali dari Mesir

    Konvensi Kütahya

    Mei, 1833Kütahya, Kekaisaran Ottoman

    Keuntungan Rusia membuat pemerintah Inggris dan Prancis cemas, yang mengakibatkan intervensi langsung mereka. Dari posisi ini, kekuatan Eropa menengahi solusi negosiasi pada Mei 1833 yang dikenal sebagai Konvensi Kutahya. Ketentuan perdamaian tersebut adalah bahwa Ali akan menarik pasukannya dari Anatolia dan menerima wilayah Kreta (saat itu dikenal sebagai Candia) dan Hijaz sebagai kompensasi, dan Ibrahim Pasha akan diangkat sebagai Wāli Suriah. Namun, perjanjian damai tersebut gagal memberikan kerajaan merdeka bagi Muhammad Ali, sehingga membuatnya merasa tidak puas.

  3. Kekaisaran Utsmaniyah

    Konvensi Kütahya

    Minggu Mei 5, 1833Kütahya, Kekaisaran Ottoman

    Berdasarkan ketentuan Konvensi Kütahya, yang ditandatangani pada 5 Mei 1833, Muhammad Ali Pasha setuju untuk menghentikan kampanyenya melawan Sultan, sebagai imbalannya ia dijadikan vali (gubernur) vilayet (provinsi) Kreta, Aleppo, Tripoli, Damaskus, dan Sidon (empat yang terakhir mencakup Suriah dan Lebanon modern), serta diberi hak untuk memungut pajak di Adana.

  4. Muhammad Ali dari Mesir

    Konvensi Kütahya

    Mei, 1833Kütahya, Kekaisaran Ottoman

    Keuntungan Rusia membuat pemerintah Inggris dan Prancis cemas, yang mengakibatkan intervensi langsung mereka. Dari posisi ini, kekuatan Eropa menengahi solusi negosiasi pada Mei 1833 yang dikenal sebagai Konvensi Kutahya. Ketentuan perdamaian tersebut adalah bahwa Ali akan menarik pasukannya dari Anatolia dan menerima wilayah Kreta (saat itu dikenal sebagai Candia) dan Hijaz sebagai kompensasi, dan Ibrahim Pasha akan diangkat sebagai Wāli Suriah. Namun, perjanjian damai tersebut gagal memberikan kerajaan merdeka bagi Muhammad Ali, sehingga membuatnya merasa tidak puas.