Klausul perjanjian
Komisi diwajibkan untuk "memberikan kesempatan yang adil kepada Pemerintah Jerman untuk didengar", dan untuk menyerahkan kesimpulannya paling lambat 1 Mei 1921.
Komisi diwajibkan untuk "memberikan kesempatan yang adil kepada Pemerintah Jerman untuk didengar", dan untuk menyerahkan kesimpulannya paling lambat 1 Mei 1921.
Pada Mei 1921, kesuksesan "Laugh-O-Grams" mengarah pada pendirian Laugh-O-Gram Studio, di mana ia mempekerjakan lebih banyak animator, termasuk saudara laki-laki Fred Harman, Hugh, Rudolf Ising, dan Iwerks. Kartun Laugh-O-Grams tidak memberikan pendapatan yang cukup untuk menjaga perusahaan tetap solven, jadi Disney memulai produksi Alice's Wonderland—berdasarkan Alice's Adventures in Wonderland—yang menggabungkan aksi langsung dengan animasi; ia memilih Virginia Davis untuk peran utama. Hasilnya, sebuah film satu rol berdurasi 12 setengah menit, diselesaikan terlalu terlambat untuk menyelamatkan Laugh-O-Gram Studio, yang bangkrut pada tahun 1923.
Pada Mei 1921, Stravinsky dan keluarganya pindah ke Anglet, dekat Biarritz, Prancis barat daya.
Pada 5 Mei 1921, Komisi reparasi menetapkan Jadwal Pembayaran London dan jumlah reparasi akhir sebesar 132 miliar mark emas yang akan dituntut dari semua Blok Sentral. Ini adalah penilaian publik tentang apa yang bisa dibayar oleh Blok Sentral secara gabungan, dan juga merupakan kompromi antara tuntutan dan penilaian Belgia, Inggris, dan Prancis. Selain itu, Komisi mengakui bahwa Blok Sentral hanya mampu membayar sedikit dan bahwa beban tersebut akan jatuh pada Jerman.
Kegagalan upaya Inggris untuk menumpas para gerilyawan diilustrasikan oleh peristiwa "Black Whitsun" pada 13–15 Mei 1921.
Pemilihan umum untuk Parlemen Irlandia Selatan diadakan pada 13 Mei. Sinn Féin memenangkan 124 dari 128 kursi parlemen baru tanpa lawan, tetapi anggota terpilihnya menolak untuk menduduki kursi mereka.
Namun, kerugian terbesar bagi IRA terjadi di Dublin. Pada 25 Mei 1921, beberapa ratus anggota IRA dari Brigade Dublin menduduki dan membakar Custom House (pusat pemerintahan daerah di Irlandia) di pusat kota Dublin. Secara simbolis, ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa kekuasaan Inggris di Irlandia tidak dapat dipertahankan. Namun, dari sudut pandang militer, ini adalah kekalahan telak di mana lima anggota IRA tewas dan lebih dari delapan puluh orang ditangkap.
Komisi diwajibkan untuk "memberikan kesempatan yang adil kepada Pemerintah Jerman untuk didengar", dan untuk menyerahkan kesimpulannya paling lambat 1 Mei 1921.
Pada Mei 1921, kesuksesan "Laugh-O-Grams" mengarah pada pendirian Laugh-O-Gram Studio, di mana ia mempekerjakan lebih banyak animator, termasuk saudara laki-laki Fred Harman, Hugh, Rudolf Ising, dan Iwerks. Kartun Laugh-O-Grams tidak memberikan pendapatan yang cukup untuk menjaga perusahaan tetap solven, jadi Disney memulai produksi Alice's Wonderland—berdasarkan Alice's Adventures in Wonderland—yang menggabungkan aksi langsung dengan animasi; ia memilih Virginia Davis untuk peran utama. Hasilnya, sebuah film satu rol berdurasi 12 setengah menit, diselesaikan terlalu terlambat untuk menyelamatkan Laugh-O-Gram Studio, yang bangkrut pada tahun 1923.
Pada Mei 1921, Stravinsky dan keluarganya pindah ke Anglet, dekat Biarritz, Prancis barat daya.
Pada 5 Mei 1921, Komisi reparasi menetapkan Jadwal Pembayaran London dan jumlah reparasi akhir sebesar 132 miliar mark emas yang akan dituntut dari semua Blok Sentral. Ini adalah penilaian publik tentang apa yang bisa dibayar oleh Blok Sentral secara gabungan, dan juga merupakan kompromi antara tuntutan dan penilaian Belgia, Inggris, dan Prancis. Selain itu, Komisi mengakui bahwa Blok Sentral hanya mampu membayar sedikit dan bahwa beban tersebut akan jatuh pada Jerman.
Kegagalan upaya Inggris untuk menumpas para gerilyawan diilustrasikan oleh peristiwa "Black Whitsun" pada 13–15 Mei 1921.
Pemilihan umum untuk Parlemen Irlandia Selatan diadakan pada 13 Mei. Sinn Féin memenangkan 124 dari 128 kursi parlemen baru tanpa lawan, tetapi anggota terpilihnya menolak untuk menduduki kursi mereka.
Namun, kerugian terbesar bagi IRA terjadi di Dublin. Pada 25 Mei 1921, beberapa ratus anggota IRA dari Brigade Dublin menduduki dan membakar Custom House (pusat pemerintahan daerah di Irlandia) di pusat kota Dublin. Secara simbolis, ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa kekuasaan Inggris di Irlandia tidak dapat dipertahankan. Namun, dari sudut pandang militer, ini adalah kekalahan telak di mana lima anggota IRA tewas dan lebih dari delapan puluh orang ditangkap.