Logo Historydraft
null
6 peristiwa di linimasa ini
  1. Josip Broz Tito

    Tinggal bersama kakak laki-lakinya Martin dan keluarganya

    Okt, 1912Wina, Austria-Hongaria

    Pada Oktober 1912 ia telah tiba di Wina di mana ia tinggal bersama kakak laki-lakinya Martin dan keluarganya serta bekerja di Griedl Works sebelum mendapatkan pekerjaan di Wiener Neustadt di mana ia bekerja untuk Austro-Daimler, dan sering diminta untuk mengemudikan serta menguji mobil-mobil tersebut.

  2. Charles de Gaulle

    De Gaulle bergabung kembali dengan Resimen Infanteri ke-33 sebagai sous-lieutenant

    Okt, 1912Prancis

    Pada Oktober 1912, ia bergabung kembali dengan Resimen Infanteri ke-33 sebagai sous-lieutenant (letnan dua). Resimen tersebut kini dipimpin oleh Kolonel (dan calon Marsekal) Philippe Pétain, yang akan diikuti oleh de Gaulle selama 15 tahun berikutnya. Ia kemudian menulis dalam memoarnya: "Kolonel pertama saya, Pétain, mengajari saya seni memimpin".

  3. Theodore Roosevelt

    Percobaan Pembunuhan

    Senin Okt 14, 1912Milwaukee, Wisconsin, AS

    Pada 14 Oktober 1912, saat berkampanye di Milwaukee, Wisconsin, Roosevelt ditembak oleh seorang pemilik bar bernama John Flammang Schrank. Peluru bersarang di dadanya setelah menembus kotak kacamata bajanya dan melewati salinan pidato setebal 50 halaman yang dilipat satu kali berjudul "Progressive Cause Greater Than Any Individual", yang ia bawa di dalam jaketnya.

  4. Josip Broz Tito

    Tinggal bersama kakak laki-lakinya Martin dan keluarganya

    Okt, 1912Wina, Austria-Hongaria

    Pada Oktober 1912 ia telah tiba di Wina di mana ia tinggal bersama kakak laki-lakinya Martin dan keluarganya serta bekerja di Griedl Works sebelum mendapatkan pekerjaan di Wiener Neustadt di mana ia bekerja untuk Austro-Daimler, dan sering diminta untuk mengemudikan serta menguji mobil-mobil tersebut.

  5. Charles de Gaulle

    De Gaulle bergabung kembali dengan Resimen Infanteri ke-33 sebagai sous-lieutenant

    Okt, 1912Prancis

    Pada Oktober 1912, ia bergabung kembali dengan Resimen Infanteri ke-33 sebagai sous-lieutenant (letnan dua). Resimen tersebut kini dipimpin oleh Kolonel (dan calon Marsekal) Philippe Pétain, yang akan diikuti oleh de Gaulle selama 15 tahun berikutnya. Ia kemudian menulis dalam memoarnya: "Kolonel pertama saya, Pétain, mengajari saya seni memimpin".

  6. Theodore Roosevelt

    Percobaan Pembunuhan

    Senin Okt 14, 1912Milwaukee, Wisconsin, AS

    Pada 14 Oktober 1912, saat berkampanye di Milwaukee, Wisconsin, Roosevelt ditembak oleh seorang pemilik bar bernama John Flammang Schrank. Peluru bersarang di dadanya setelah menembus kotak kacamata bajanya dan melewati salinan pidato setebal 50 halaman yang dilipat satu kali berjudul "Progressive Cause Greater Than Any Individual", yang ia bawa di dalam jaketnya.