1Kelahiran

Lahir di Stockholm, Alfred Nobel adalah putra ketiga dari Immanuel Nobel (1801–1872), seorang penemu dan insinyur, serta Carolina Andriette (Ahlsell) Nobel (1805–1889).

2Ayah Nobel pindah ke Saint Petersburg

Ayah Nobel pindah ke Saint Petersburg pada tahun 1837 dan meraih kesuksesan di sana sebagai produsen peralatan mesin dan bahan peledak. Ia menemukan mesin bubut veneer dan mulai mengerjakan torpedo.

3Keluarga pindah ke Saint Petersburg

Pada tahun 1842, keluarga tersebut menyusulnya ke kota itu. Kini hidup makmur, orang tuanya mampu mengirim Nobel kepada guru privat dan anak laki-laki itu unggul dalam studinya, terutama dalam kimia dan bahasa, mencapai kefasihan dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, dan Rusia.

4Ke Paris untuk melanjutkan pekerjaan

Sebagai seorang pemuda, Nobel belajar dengan kimiawan Nikolai Zinin; kemudian, pada tahun 1850, pergi ke Paris untuk melanjutkan pekerjaannya.

5ke Amerika Serikat

Pada usia 18 tahun, ia pergi ke Amerika Serikat selama satu tahun untuk belajar, bekerja dalam waktu singkat di bawah penemu Swedia-Amerika John Ericsson, yang merancang kapal perang besi USS Monitor pada Perang Saudara Amerika.

6Paten pertama

Nobel mengajukan paten pertamanya, sebuah paten Inggris untuk meteran gas, pada tahun 1857.

7Nobel menemukan detonator

Nobel menemukan detonator pada tahun 1863.

8Paten Swedia pertama

Nobel mengajukan paten Swedia pertamanya, yang ia terima pada tahun 1863, mengenai 'cara menyiapkan bubuk mesiu'.

9Gudang yang digunakan untuk persiapan nitrogliserin meledak di pabrik

Pada 3 September 1864, sebuah gudang yang digunakan untuk persiapan nitrogliserin meledak di pabrik di Heleneborg, Stockholm, menewaskan lima orang, termasuk adik laki-laki Nobel, Emil.

10Merancang sumbu ledak

Nobel pada tahun 1865 merancang sumbu ledak.

11Nobel menemukan dinamit pada tahun 1867

Nobel menemukan dinamit pada tahun 1867, sebuah zat yang lebih mudah dan lebih aman untuk ditangani daripada nitrogliserin yang lebih tidak stabil.

12Nobel menemukan gelignite

Pada tahun 1875 Nobel menemukan gelignite, yang lebih stabil dan kuat daripada dinamit.

13Nobel terpilih sebagai anggota Royal Swedish Academy of Sciences

Nobel terpilih sebagai anggota Royal Swedish Academy of Sciences pada tahun 1884, institusi yang sama yang nantinya akan memilih penerima untuk dua penghargaan Nobel.

14Nobel mematenkan ballistite

Pada tahun 1887, Nobel mematenkan ballistite, pendahulu dari cordite.

15ke Italia

Dituduh melakukan “pengkhianatan tingkat tinggi terhadap Prancis” karena menjual Ballistite ke Italia, Nobel pindah dari Paris ke Sanremo, Italia pada tahun 1891.

16Nobel menerima gelar doktor kehormatan

Nobel menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Uppsala pada tahun 1893.

17Nobel menandatangani wasiat terakhirnya

Pada 27 November 1895, di Klub Swedia-Norwegia di Paris, Nobel menandatangani wasiat terakhirnya dan menyisihkan sebagian besar hartanya untuk mendirikan Penghargaan Nobel, yang akan diberikan setiap tahun tanpa memandang kebangsaan.

18Kematian

Pada 10 Desember 1896, Alfred Nobel menyerah pada penyakit jantung yang berkepanjangan, menderita stroke, dan meninggal dunia.