Genosida Armenia
2.000 orang Armenia berkumpul di Konstantinopel
Turki (saat itu Kekaisaran Ottoman)
Pada 1 Oktober 1895, 2.000 orang Armenia berkumpul di Konstantinopel untuk mengajukan petisi bagi pelaksanaan reformasi, tetapi unit polisi Ottoman membubarkan rapat umum tersebut dengan kekerasan. Segera setelah itu, pembantaian orang Armenia pecah di Konstantinopel dan kemudian melanda provinsi-provinsi berpenduduk Armenia lainnya yaitu Bitlis, Diyarbekir, Erzurum, Harput, Sivas, Trabzon, dan Van. Perkiraan berbeda mengenai berapa banyak orang Armenia yang terbunuh, tetapi dokumentasi Eropa tentang pogrom tersebut, yang dikenal sebagai pembantaian Hamidian, menempatkan angka antara 100.000 dan 300.000.
Mungkin mengandung kesalahan.
