1Ayah Benito Mussolini
Alessandro Mussolini adalah ayah dari pendiri dan pemimpin Fasis Italia Benito Mussolini, ayah mertua dari Rachele Mussolini, serta kakek dari pihak ayah dari Edda Mussolini, Romano Mussolini, Vittorio Mussolini, dan Bruno Mussolini.
2Kelahiran Mussolini
Mussolini lahir pada 29 Juli 1883 di Dovia di Predappio, sebuah kota kecil di provinsi Forlì di Romagna. Kemudian, selama era Fasis, Predappio dijuluki "kota Duce" dan Forlì disebut "kota Duce", dengan para peziarah pergi ke Predappio dan Forlì untuk melihat tempat kelahiran Mussolini.
3Mussolini beremigrasi ke Swiss
Pada tahun 1902, Mussolini beremigrasi ke Swiss, sebagian untuk menghindari wajib militer. Ia sempat bekerja sebagai tukang batu di Jenewa, Fribourg, dan Bern, namun tidak dapat menemukan pekerjaan tetap.
4Mussolini diundang untuk pemogokan umum
Pada tahun 1903, ia ditangkap oleh polisi Bern karena dukungannya terhadap pemogokan umum yang penuh kekerasan, menghabiskan dua minggu di penjara, dan dideportasi ke Italia. Setelah dibebaskan di sana, ia kembali ke Swiss.
5Mussolini kuliah di Universitas Lausanne
Pada tahun 1904, Mussolini mengikuti perkuliahan di Departemen Ilmu Sosial Universitas Lausanne, mengikuti pelajaran dari Vilfredo Pareto.
6Mussolini kembali ke Italia
Pada Desember 1904, Mussolini kembali ke Italia untuk memanfaatkan amnesti atas desersi militer. Ia sebelumnya telah divonis bersalah secara in absentia untuk kasus ini.
7Mussolini bertugas selama dua tahun di militer
Setelah bertugas selama dua tahun di militer (dari Januari 1905 hingga September 1906), ia kembali mengajar.
8Mussolini dipenjara selama lima bulan
Pada September 1911, Mussolini berpartisipasi dalam kerusuhan yang dipimpin oleh kaum sosialis, menentang perang Italia di Libya. Ia dengan keras mengecam "perang imperialis" Italia, sebuah tindakan yang membuatnya dijatuhi hukuman penjara lima bulan.
9Mussolini adalah editor "Avanti"
Pada tahun 1912, ia menjadi editor surat kabar Avanti! yang ia beri orientasi yang sangat sugestif dan tidak kenal kompromi.
10Mussolini mendukung partai-partai sosialis
Mussolini mendukung sejumlah partai sosialis pada awal Perang Dunia I di bulan Agustus 1914. Mussolini memimpin sayap pro-Bolshevik dari Partai Sosialis Italia yang membersihkan kaum sosialis moderat atau reformis.
11Mussolini mengecam sosialisme
Pada 5 Desember 1914, Mussolini mengecam sosialisme ortodoks karena gagal mengakui bahwa perang telah membuat identitas nasional dan loyalitas lebih signifikan daripada perbedaan kelas. Ia sepenuhnya menunjukkan transformasinya dalam pidato yang mengakui bangsa sebagai sebuah entitas, sebuah gagasan yang ia tolak sebelum perang.
12Mussolini bergabung dengan tentara Italia
Pada tahun 1915, Mussolini bergabung dengan tentara Italia dalam Perang Dunia I. Ia bertempur di garis depan dan memperoleh pangkat kopral sebelum diberhentikan karena luka perang.
13Pernikahan Mussolini
Pada 25 Desember 1915, ia menikah dengan rekan senegaranya Rachele Guidi di Treviglio, yang telah melahirkan seorang putri untuknya, Edda.
14Mussolini terluka parah
Mussolini akhirnya terluka dalam pertempuran pada Februari 1917 dan cedera cukup parah sehingga ia harus dievakuasi dari garis depan.
15Mussolini membentuk kembali fascio Milan sebagai Fasci Italiani di Combattimento
Pada 23 Maret 1919, Mussolini membentuk kembali fascio Milan sebagai Fasci Italiani di Combattimento (Pasukan Tempur Italia), yang terdiri dari 200 anggota.
16Pidato Mussolini "Sosialisme sebagai doktrin sudah mati"
Jauh setelahnya, Mussolini mengatakan bahwa ia merasa pada tahun 1919 "Sosialisme sebagai doktrin sudah mati; ia terus ada hanya sebagai dendam".
17Pidato Mussolini tentang "hukum alam"
Mussolini menegaskan adanya "hukum alam" bagi bangsa yang lebih kuat untuk menundukkan dan mendominasi bangsa yang "lebih rendah" seperti bangsa Slavia yang "biadab" di Yugoslavia. Ia menyatakannya dalam pidato bulan September 1920.
18Mussolini memenangkan pemilihan
Pada tahun 1921, Mussolini memenangkan pemilihan untuk Kamar Deputi untuk pertama kalinya.
19Benito Mussolini mengambil kekuasaan
Pada pagi hari tanggal 28 Oktober, Raja Victor Emmanuel III, yang menurut Statuta Albertine memegang kekuasaan militer tertinggi, menolak permintaan pemerintah untuk menyatakan darurat militer, yang menyebabkan pengunduran diri Facta. Raja kemudian menyerahkan kekuasaan kepada Mussolini (yang tetap berada di markasnya di Milan selama pembicaraan) dengan memintanya untuk membentuk pemerintahan baru.
20Pembantaian Turin
Pembantaian Turin tahun 1922 merujuk pada serangan oleh kaum Fasis Italia terhadap anggota gerakan buruh lokal di Turin, Italia, selama kampanye teror tiga hari dari 18–20 Desember 1922, untuk mematahkan perlawanan gerakan buruh dan kelas pekerja terhadap Fasisme.
21Mussolini mengirim pasukan Italia untuk menginvasi Corfu
Pada tahun 1923, Mussolini mengirim pasukan Italia untuk menginvasi Corfu selama insiden Corfu. Pada akhirnya, Liga Bangsa-Bangsa terbukti tidak berdaya, dan Yunani terpaksa mematuhi tuntutan Italia.
22Aliansi nasional memenangkan pemilihan
Dalam pemilihan 6 April 1924, aliansi nasional, yang terdiri dari kaum Fasis, sebagian besar kaum Liberal lama, dan lainnya, memenangkan 64% suara.
23Kontrasepsi menjadi tindak pidana selama pemerintahan Mussolini
Pada tahun 1924, Mussolini menjadikan advokasi atau pemberian informasi tentang kontrasepsi sebagai tindak pidana.
24Peringatan kepada Mussolini
Pada 31 Desember 1924, konsul MVSN (Milizia Volontaria di Sicurezza Nazionale) bertemu dengan Mussolini dan memberinya ultimatum: hancurkan oposisi atau mereka akan melakukannya tanpa dia. Karena takut akan pemberontakan oleh militannya sendiri, Mussolini memutuskan untuk menghentikan semua kepura-puraan demokrasi.
25Mussolini "sang pemimpin"
Sejak tahun 1925, Mussolini menyebut dirinya Il Duce (sang pemimpin).
26Gelar resmi Mussolini berubah
Sebuah undang-undang yang disahkan pada 24 Desember 1925—Malam Natal bagi negara yang sebagian besar beragama Katolik Roma ini—mengubah gelar resmi Mussolini dari "Presiden Dewan Menteri" menjadi "Kepala Pemerintahan", meskipun ia masih disebut sebagai "Perdana Menteri" oleh sebagian besar sumber berita non-Italia.
27Upaya pembunuhan pertama gagal
Pada 7 April 1926, Mussolini selamat dari upaya pembunuhan pertama oleh Violet Gibson, seorang wanita Irlandia dan putri Lord Ashbourne, yang dideportasi setelah penangkapannya.
28Upaya pembunuhan kedua gagal
Pada 31 Oktober 1926, Anteo Zamboni yang berusia 15 tahun mencoba menembak Mussolini di Bologna. Zamboni dihukum mati di tempat oleh massa.
29Mussolini berencana bersiap untuk perang
Pada tahun 1926, Mussolini memerintahkan setiap wanita Italia untuk melipatgandakan jumlah anak yang bersedia mereka lahirkan. Bagi Mussolini, populasi Italia saat itu yang berjumlah 40 juta jiwa tidak cukup untuk melakukan perang besar, dan ia perlu meningkatkan populasi menjadi setidaknya 60 juta orang Italia sebelum ia siap untuk berperang.
30Mussolini dibaptis ulang
Pada tahun 1927, Mussolini dibaptis ulang oleh seorang imam Katolik Roma.
31Pertempuran untuk Lahan
Mussolini memprakarsai "Pertempuran untuk Lahan", sebuah kebijakan yang didasarkan pada reklamasi lahan yang telah digariskan.
32Mussolini menandatangani konkordat dan perjanjian dengan Gereja Katolik Roma
Pada 11 Februari 1929, ia menandatangani konkordat dan perjanjian dengan Gereja Katolik Roma. Mussolini mencoba memenangkan dukungan rakyat dengan menenangkan mayoritas Katolik di Italia.
33Perjanjian tahun 1929
Perjanjian tahun 1929 mencakup ketentuan hukum di mana pemerintah Italia akan melindungi kehormatan dan martabat Paus dengan menuntut para pelanggar.
34Mussolini menyarankan aliansi Italo-Jerman anti-Prancis
Pada Juli 1932, Mussolini mengirim pesan kepada Menteri Pertahanan Jerman Jenderal Kurt von Schleicher, menyarankan aliansi Italo-Jerman anti-Prancis, sebuah tawaran yang ditanggapi secara positif oleh Schleicher, meskipun dengan syarat bahwa Jerman perlu mempersenjatai diri terlebih dahulu.
35Filsuf Giovanni Gentile dan Mussolini membuat prinsip-prinsip doktrin Fasisme
Prinsip-prinsip doktrin Fasisme dituangkan dalam sebuah artikel oleh filsuf terkemuka Giovanni Gentile dan Mussolini sendiri yang muncul pada tahun 1932 di Enciclopedia Italiana.
36Pertemuan Mussolini dengan Duta Besar Jerman
Pada Januari 1936, Mussolini mengatakan kepada Duta Besar Jerman Ulrich von Hassell bahwa: "Jika Austria dalam praktiknya menjadi satelit Jerman, ia tidak akan keberatan".
37Perjanjian Mussolini dengan Nazi Jerman
Pada 25 Oktober 1936, Mussolini setuju untuk membentuk Poros Roma-Berlin, yang disahkan oleh perjanjian kerja sama dengan Nazi Jerman dan ditandatangani di Berlin.
38Perjanjian Gentleman
Pada Januari 1937, Inggris menandatangani "Perjanjian Gentleman" dengan Mussolini yang dimaksudkan untuk membatasi intervensi Italia di Spanyol, dan dipandang oleh Kantor Luar Negeri Inggris sebagai langkah pertama menuju pembentukan aliansi Anglo-Italia.
39Inggris dan Italia menandatangani Perjanjian Paskah
Pada April 1938, Inggris dan Italia menandatangani Perjanjian Paskah di mana Inggris berjanji untuk mengakui Ethiopia sebagai milik Italia dengan imbalan Italia menarik diri dari Perang Saudara Spanyol.
40Anggota "TIGR" berencana membunuh Mussolini
Anggota TIGR, sebuah kelompok anti-fasis Slovenia, berencana membunuh Mussolini di Kobarid pada tahun 1938, namun upaya mereka tidak berhasil.
41Pakta Baja
Perjanjian Poros dengan Jerman diperkuat dengan penandatanganan Pakta Baja pada 22 Mei 1939, yang mengikat Italia Fasis dan Nazi Jerman dalam aliansi militer penuh.
42Italia menyatakan perang terhadap Inggris dan Prancis
Saat Jerman menginvasi Prancis pada Juni 1940, Mussolini mengumumkan masuknya Italia ke dalam perang. Italia menyatakan perang terhadap Prancis dan Inggris Raya pada 10 Juni 1940.
43Putra ketiga Mussolini tewas
Putra ketiga, Bruno, tewas dalam kecelakaan udara saat menerbangkan pesawat pengebom Piaggio P.108 dalam misi uji coba, pada 7 Agustus 1941.
44Putra sulung Mussolini dibunuh
Mussolini berulang kali menyuruh putranya untuk berhenti menyatakan bahwa dia adalah ayahnya. Benito Albino Mussolini dibunuh pada 26 Agustus 1942, setelah berulang kali disuntik obat yang menyebabkan koma.
45Mussolini memasuki perang dunia kedua pada tahun 1940
Mussolini memasuki perang pada tahun 1940. Italia bernasib buruk sejak awal, dengan kekalahan memalukan di Afrika Utara, Yunani, dan Uni Soviet.
46Teori sosialisasi ekonomi
Pada tahun 1943, Mussolini mengusulkan teori sosialisasi ekonomi.
47Pemecatan Mussolini
Pernyataan radio Italia yang mengumumkan pemecatan Mussolini dan penunjukan Badoglio, 25 Juli 1943.
48Mussolini diselamatkan dari penjaranya
Mussolini diselamatkan oleh pasukan Jerman dari penjaranya di Campo Imperatore pada 12 September 1943.
49Italia menyatakan perang terhadap Nazi Jerman
Italia akhirnya menyatakan perang terhadap Nazi Jerman pada 13 Oktober 1943 dari Malta. Ribuan tentara dikirim untuk berperang melawan Jerman, sementara yang lain menolak untuk berpindah pihak dan bergabung dengan Jerman. Pemerintah Badoglio mengadakan gencatan senjata politik dengan partisan sayap kiri demi kepentingan Italia dan untuk membersihkan tanah tersebut dari Nazi.
50Republik fasis berperang melawan partisan
Republik fasis berperang melawan partisan untuk mempertahankan kendali atas wilayah tersebut. Kaum Fasis mengklaim angkatan bersenjata mereka berjumlah 780.000 pria dan wanita, tetapi sumber menunjukkan bahwa jumlahnya tidak lebih dari 558.000. Partisan dan pendukung aktif mereka berjumlah 82.000 pada Juni 1944.
51Pembantaian di Florence
Banda Carità, unit khusus yang dibentuk di dalam Legiun Baju Hitam ke-92, beroperasi di Tuscany dan Veneto. Unit ini menjadi terkenal karena penindasan kekerasan, seperti pembantaian Piazza Tasso tahun 1944 di Florence.
52Pembantaian Porzûs
Pembantaian Porzûs adalah pembantaian intra-partisan dari perlawanan Italia selama akhir Perang Dunia II, pada 7 Februari 1945.
53Melarikan diri ke Spanyol
Pada 25 April 1945, pasukan Sekutu maju ke Italia utara, dan keruntuhan Republik Salò sudah dekat. Mussolini dan gundiknya Clara Petacci berangkat ke Swiss, berniat untuk naik pesawat dan melarikan diri ke Spanyol.
54Kematian Mussolini
Mussolini tewas karena eksekusi oleh regu tembak di Giulino di Mezzegra, Kerajaan Italia.

