Pemberontakan Brunei
Batalyon ujung tombak Timur Jauh, Queen’s Own Highlanders mulai tiba di Brunei
Brunei
Pada tanggal 10 Desember, batalyon ujung tombak Timur Jauh, Queen’s Own Highlanders mulai tiba di Brunei. Brigadir Patterson, komandan Brigade Infanteri Gurkha ke-99 tiba untuk mengambil alih komando dari Brigadir Pat Glennie, yang biasanya menjabat sebagai Brigadir Staf Umum di Markas Besar Timur Jauh. Keduanya melapor kepada Letnan Jenderal Sir Nigel Poett, Komandan Pasukan Darat Timur Jauh di Singapura. Seria dan Limbang tetap berada di tangan pemberontak. Bala bantuan lebih lanjut tiba pada hari-hari berikutnya.
Mungkin mengandung kesalahan.
