1Christopher Columbus dengan Kakao
Christopher Columbus menemukan biji kakao pada misi keempatnya ke Amerika pada 15 Agustus 1502, ketika ia dan krunya menyita sebuah kano penduduk asli yang besar yang ternyata berisi biji kakao di antara barang dagangan lainnya. Putranya, Ferdinand, berkomentar bahwa penduduk asli sangat menghargai biji tersebut, yang ia sebut sebagai almond, "karena ketika mereka dibawa ke atas kapal bersama barang-barang mereka, saya mengamati bahwa ketika salah satu dari almond ini jatuh, mereka semua membungkuk untuk mengambilnya, seolah-olah ada mata yang jatuh."
2Cortés dan Díaz
Penakluk Spanyol Hernán Cortés mungkin adalah orang Eropa pertama yang menemukan cokelat ketika ia mengamatinya di istana Montezuma pada tahun 1519. Pada tahun 1568, Bernal Díaz, yang menemani Cortés dalam penaklukan Meksiko.
3Perluasan Perkebunan Biji Kakao
Kegilaan baru akan cokelat membawa serta pasar budak yang berkembang pesat, karena antara awal abad ke-17 hingga akhir abad ke-19, pemrosesan biji kakao yang melelahkan dan lambat dilakukan secara manual. Perkebunan kakao menyebar seiring dengan penjajahan dan penanaman yang dilakukan oleh Inggris, Belanda, dan Prancis. Dengan berkurangnya pekerja Mesoamerika, sebagian besar karena penyakit, produksi biji kakao sering kali menjadi pekerjaan buruh upahan miskin dan budak Afrika.
4Penggiling kakao mekanis pertama
1729 - Penggiling kakao mekanis pertama ditemukan di Bristol, Inggris. Walter Churchman mengajukan petisi kepada raja Inggris untuk mendapatkan paten dan penggunaan tunggal atas penemuan untuk "pembuatan cokelat yang cepat, halus, dan bersih dengan mesin." Paten tersebut diberikan oleh Yang Mulia Raja George II kepada Walter Churchman untuk mesin air yang digunakan untuk membuat cokelat. Churchman kemungkinan menggunakan penggiling tepi bertenaga air untuk menyiapkan biji kakao dengan menghancurkannya dalam skala yang jauh lebih besar daripada sebelumnya. Paten untuk proses pemurnian cokelat kemudian dibeli oleh J. S. Fry & Sons pada tahun 1761.
5Cokelat Lombart
Kincir bertenaga angin dan ditarik kuda digunakan untuk mempercepat produksi, menambah tenaga kerja manusia. Memanaskan area kerja penggilingan meja, sebuah inovasi yang muncul di Prancis pada tahun 1732, juga membantu dalam ekstraksi. Chocolaterie Lombart, yang didirikan pada tahun 1760, mengklaim sebagai perusahaan cokelat pertama di Prancis, sepuluh tahun sebelum Pelletier et Pelletier.
6Menggunakan Garam Alkali
Proses baru yang mempercepat produksi cokelat muncul pada awal Revolusi Industri. Pada tahun 1815, ahli kimia Belanda Coenraad van Houten memperkenalkan garam alkali ke dalam cokelat, yang mengurangi rasa pahitnya.
7Coenraad van Houten
Pada tahun 1828, Coenraad van Houten menciptakan alat pres untuk menghilangkan sekitar setengah lemak alami (mentega kakao) dari cairan cokelat, yang membuat cokelat lebih murah untuk diproduksi dan lebih konsisten dalam kualitas. Inovasi ini memperkenalkan era modern cokelat.
8Lindt & Sprüngli AG
Lindt & Sprüngli AG, sebuah perusahaan berbasis di Swiss dengan jangkauan global, memulai perjalanannya pada tahun 1845 sebagai toko kembang gula keluarga Sprüngli di Zurich yang menambahkan pabrik cokelat padat pada tahun yang sama ketika proses pembuatan cokelat padat dikembangkan, dan kemudian membeli pabrik Lindt. Selain Nestlé, beberapa perusahaan cokelat memulai bisnisnya pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.
9Kakao Belanda
Dikenal sebagai "kakao Belanda", cokelat yang dipres dengan mesin ini berperan penting dalam transformasi cokelat ke bentuk padatnya ketika pada tahun 1847 Joseph Fry belajar membuat cokelat agar dapat dicetak dengan menambahkan kembali mentega kakao cair.
10Cadbury
Cadbury telah memproduksi cokelat kotak di Inggris pada tahun 1868.
11Cokelat Susu
Susu terkadang digunakan sebagai tambahan pada minuman cokelat sejak pertengahan abad ke-17, tetapi pada tahun 1875 Daniel Peter menemukan cokelat susu dengan mencampurkan susu bubuk yang dikembangkan oleh Henri Nestlé dengan cairan cokelat.
12Mesin Conching
Pada tahun 1879, tekstur dan rasa cokelat semakin ditingkatkan ketika Rodolphe Lindt menemukan mesin conching.
13Milton S. Hershey
Pada tahun 1893, Milton S. Hershey membeli peralatan pemrosesan cokelat di World's Columbian Exposition di Chicago dan segera memulai karier cokelat Hershey dengan karamel berlapis cokelat.
14Sains mengonfirmasi Keberadaan historis
Wadah keramik dengan residu dari persiapan minuman cokelat telah ditemukan di situs arkeologi yang berasal dari periode Formatif Awal (1900–900 SM). Sebagai contoh, salah satu wadah yang ditemukan di situs arkeologi Olmec di Pantai Teluk Veracruz, Meksiko, menunjukkan persiapan cokelat oleh masyarakat pra-Olmec sejak 1750 SM.
15Keberadaan Awal
Bukti menunjukkan bahwa cokelat mungkin telah difermentasi dan disajikan sebagai minuman beralkohol sejak 1400 SM.

