Dwight D. Eisenhower
Open Skies
Jenewa, Swiss
Pada tahun 1955, kebijakan senjata nuklir Amerika menjadi kebijakan yang terutama ditujukan pada pengendalian senjata, bukan pelucutan senjata. Kegagalan negosiasi mengenai senjata hingga tahun 1955 terutama disebabkan oleh penolakan Rusia untuk mengizinkan segala bentuk inspeksi. Dalam pembicaraan di London tahun itu, mereka menyatakan kesediaan untuk membahas inspeksi; keadaan kemudian berbalik pada Eisenhower ketika ia menanggapi dengan ketidaksiapan pihak AS untuk mengizinkan inspeksi. Pada bulan Mei tahun itu, Rusia setuju untuk menandatangani perjanjian yang memberikan kemerdekaan kepada Austria dan membuka jalan bagi pertemuan puncak Jenewa dengan AS, Inggris, dan Prancis. Pada Konferensi Jenewa, Eisenhower mengajukan proposal yang disebut "Open Skies" untuk memfasilitasi pelucutan senjata, yang mencakup rencana bagi Rusia dan AS untuk memberikan akses timbal balik ke langit masing-masing untuk pengawasan terbuka terhadap infrastruktur militer. Pemimpin Rusia Nikita Khrushchev menolak proposal tersebut secara mentah-mentah.
Mungkin mengandung kesalahan.
