1Kelahiran

Fido kemungkinan lahir sekitar musim gugur tahun 1941 sebagai anjing jalanan liar di Luco di Mugello, sebuah kota kecil di kotamadya Borgo San Lorenzo, di Provinsi Florence, Tuscany, Italia.

2Carlo Soriani

Suatu malam di bulan November 1941, seorang pekerja pabrik batu bata di Borgo San Lorenzo bernama Carlo Soriani, dalam perjalanan pulang dari halte bus, menemukan anjing tersebut tergeletak terluka di selokan pinggir jalan. Karena tidak tahu siapa pemilik anjing itu, Soriani membawanya pulang dan merawatnya hingga sembuh. Soriani dan istrinya memutuskan untuk mengadopsi anjing tersebut, menamainya Fido ("setia", dari bahasa Latin fidus).

3Alun-alun pusat Luco di Mugello

Setelah Fido pulih, ia mengikuti Soriani ke halte bus di alun-alun pusat Luco di Mugello dan melihatnya naik bus untuk pergi bekerja. Ketika bus kembali di malam hari, Fido menemukan dan menyambut Soriani dengan kegembiraan yang nyata dan mengikutinya pulang lagi. Pola ini berulang setiap hari kerja selama dua tahun: Fido akan tetap berada di alun-alun, menghindari orang lain, menunggu dan mengendus udara sampai dengan penuh semangat menyambut Soriani dan mengikutinya pulang.

4Hari Kelam

Ini terjadi selama Perang Dunia Kedua, dan pada tanggal 30 Desember 1943, Borgo San Lorenzo mengalami pengeboman sekutu yang hebat: banyak pabrik hancur, dan banyak pekerja, termasuk Soriani, tewas. Malam itu, Fido muncul seperti biasa di halte bus, tetapi tidak melihat majikan tercintanya turun dari bus.

5Lebih dari 5.000 kali

Fido kemudian pulang ke rumah, tetapi selama empat belas tahun setelahnya (lebih dari 5.000 kali) hingga hari kematiannya, ia pergi setiap hari ke halte tersebut, mengawasi dan mengendus udara, menunggu dengan sia-sia agar Soriani turun dari bus.

6Majalah Time menulis artikel tentang Fido

Majalah Time menulis artikel tentang Fido pada bulan April 1957.

7Dianugerahi medali emas

Minat media terhadap Fido tumbuh selama masa hidupnya. Majalah Italia Gente dan Grand Hotel menerbitkan kisah anjing tersebut, yang juga muncul di beberapa film berita Istituto Luce. Banyak pembaca tersentuh oleh kesetiaan luar biasa Fido, termasuk walikota Borgo San Lorenzo, yang pada tanggal 9 November 1957, menganugerahinya medali emas di hadapan banyak warga termasuk janda Soriani yang terharu.

8UNTUK FIDO, CONTOH KESETIAAN

Pada akhir tahun 1957, ketika Fido masih hidup, Comune Borgo San Lorenzo menugaskan pematung Salvatore Cipolla untuk membuat monumen anjing tersebut sebagai kesaksian atas kisah cinta dan kesetiaan yang patut dicontoh itu. Karya tersebut, yang berjudul "Monumen untuk anjing Fido", ditempatkan di Piazza Dante di Borgo San Lorenzo, di sebelah istana kota. Di bawah patung yang menggambarkan anjing tersebut terdapat dedikasi: A FIDO, ESEMPIO DI FEDELTÀ (UNTUK FIDO, CONTOH KESETIAAN). Monumen tersebut diresmikan oleh walikota Borgo San Lorenzo, dengan kehadiran Fido dan janda Soriani. Awalnya, patung tersebut dibuat dari majolica, tetapi beberapa bulan setelah peresmian, beberapa perusak menghancurkannya. Akibatnya, walikota Borgo San Lorenzo menugaskan Salvatore Cipolla untuk membuat patung baru, kali ini dari perunggu, yang menggantikan patung pertama dan masih ada hingga hari ini di Piazza Dante.

9Fido mati saat masih menunggu majikannya

Fido mati saat masih menunggu majikannya pada tanggal 9 Juni 1958. Berita kematiannya diumumkan kepada publik oleh surat kabar dalam berita halaman depan empat kolom di La Nazione.

10La Domenica del Corriere mengenang Fido dengan cerita sampul yang mengharukan

Pada tanggal 22 Juni, La Domenica del Corriere mengenang Fido dengan cerita sampul yang mengharukan. Lukisan sampul karya Walter Molino menunjukkan Fido sekarat di pinggir jalan, dengan bus menunggu di latar belakang. Fido dimakamkan di luar pemakaman Luco di Mugello di samping majikannya, Carlo Soriani.