Logo Historydraft
null
Financial crisis of 2007–2008

Sebuah cerita HistoryDraft·38 beta

Krisis keuangan 2007–2008

Senin Jan 1, 2007 sampai Senin Des 31, 2007U.S., World

Krisis keuangan 2007–2008, yang juga dikenal sebagai krisis keuangan global dan krisis keuangan 2008, dianggap oleh banyak ekonom sebagai krisis keuangan paling serius sejak Depresi Besar tahun 1930-an. Krisis ini dimulai pada tahun 2007 dengan krisis di pasar hipotek subprime di Amerika Serikat, dan berkembang menjadi krisis perbankan internasional yang parah dengan runtuhnya bank investasi Lehman Brothers pada 15 September 2008. Pengambilan risiko yang berlebihan oleh bank-bank seperti Lehman Brothers membantu memperbesar dampak keuangan secara global. Dana talangan besar-besaran untuk lembaga keuangan serta kebijakan moneter dan fiskal paliatif lainnya digunakan untuk mencegah kemungkinan runtuhnya sistem keuangan dunia. Meskipun demikian, krisis ini diikuti oleh penurunan ekonomi global, yaitu Resesi Besar. Pasar Asia (Tiongkok, Hong Kong, Jepang, India, dll.) segera terkena dampak dan mengalami volatilitas setelah krisis sub-prime AS. Krisis utang Eropa, sebuah krisis dalam sistem perbankan negara-negara Eropa yang menggunakan euro, menyusul kemudian. Pada tahun 2010, Dodd–Frank Wall Street Reform and Consumer Protection Act disahkan di AS setelah krisis untuk "meningkatkan stabilitas keuangan Amerika Serikat". Standar modal dan likuiditas Basel III diadopsi oleh negara-negara di seluruh dunia.

Mungkin mengandung kesalahan.