Revolusi Jerman 1848–1849
Ludwig I turun takhta demi putra sulungnya Maximilian II
Eropa Tengah (Sekarang Bavaria, Jerman)
Ludwig mencoba melakukan beberapa reformasi kecil tetapi terbukti tidak cukup untuk meredam badai protes. Pada 16 Maret 1848, Ludwig I turun takhta demi putra sulungnya Maximilian II. Ludwig mengeluh bahwa "Saya tidak bisa memerintah lebih lama lagi, dan saya tidak ingin melepaskan kekuasaan saya".
Mungkin mengandung kesalahan.
