1Kelahiran

Stern lahir pada 25 Januari 1901, di Kraków. Ia adalah pemimpin penting dalam komunitas Yahudi, dan merupakan wakil presiden Badan Yahudi untuk Polandia Barat serta anggota Komite Pusat Zionis.

2Stern bertunangan dengan Sophia

Pada tahun 1938, Stern bertunangan dengan Sophia Backenrot, meskipun pernikahan tersebut ditunda hingga setelah perang.

3Oskar Schindler pertama kali diperkenalkan kepada Stern

Pada 18 November 1939, selama bulan-bulan awal pendudukan Nazi di Polandia, Oskar Schindler pertama kali diperkenalkan kepada Stern, yang saat itu bekerja sebagai akuntan untuk rekan agen Abwehr Schindler, Josef "Sepp" Aue, yang telah mengambil alih tempat kerja Stern yang sebelumnya milik Yahudi sebagai Treuhander (wali amanat). Schindler menunjukkan kepada Stern neraca perusahaan yang ingin ia akuisisi, sebuah produsen peralatan enamel bernama Rekord Ltd yang dimiliki oleh konsorsium pengusaha Yahudi (termasuk Abraham Bankier) yang telah mengajukan kebangkrutan awal tahun itu. Stern menyarankannya agar alih-alih menjalankan perusahaan sebagai perwalian di bawah naungan Haupttreuhandstelle Ost (Kantor Wali Amanat Utama untuk Timur), ia sebaiknya membeli atau menyewa bisnis tersebut secara langsung, karena itu akan memberinya lebih banyak kebebasan dari perintah Nazi, termasuk kebebasan untuk mempekerjakan lebih banyak orang Yahudi.

4Ghetto tersebut dilikuidasi sepenuhnya

Orang-orang Yahudi Kraków dipenjara di Ghetto Kraków enam bulan setelah pasukan Jerman menginvasi Kraków. Ghetto tersebut dilikuidasi sepenuhnya pada tahun 1943. Mereka yang dianggap berguna (untuk digunakan sebagai tenaga kerja paksa) dikirim ke Płaszów, termasuk pekerja Schindler dan Stern. Sisanya dikirim ke berbagai kamp kematian di seluruh Polandia. Di Płaszów, Stern dan saudaranya Natan, bersama dengan Mietek Pemper dan Joseph Bau, dipaksa bekerja di kantor Płaszów, di mana mereka sering berhubungan dengan komandan kamp yang terkenal kejam, Amon Göth. Stern membantu Pemper dalam upayanya untuk mencegah penutupan dan likuidasi Płaszów, mengetahui bahwa meskipun kondisi di sana sangat buruk, likuidasi kemungkinan besar berarti kematian setiap tahanan. Stern tetap berhubungan dengan Schindler selama masa ini dan berupaya memperbaiki kondisi bagi orang-orang Yahudi, termasuk memindahkan pekerja ke pabrik Schindler, mendistribusikan uang bantuan, dan mencoba memberi tahu dunia luar tentang penderitaan mereka.

5Schindler memutuskan untuk membuka pabrik baru

Pada tahun 1944, ketika penutupan Płaszów menjadi tak terelakkan, Schindler memutuskan untuk membuka pabrik baru, kamp kerja paksa Brünnlitz, di Brněnec, Cekoslowakia yang diduduki, bagi para pekerja Yahudinya agar mereka tidak dikirim ke kamp kematian.

6Pernikahan

Pada tahun 1938, Stern bertunangan dengan Sophia Backenrot, yang selamat dari perang karena penampilannya yang seperti orang Arya di ghetto Drohobycz. Pernikahan mereka ditunda hingga akhir perang pada tahun 1945.

7Stern pindah ke Paris lalu ke Israel

Setelah pembebasan kamp Brünnlitz oleh Tentara Merah, Stern pindah ke Paris, Prancis dan akhirnya beremigrasi ke Israel.

8Kematian

Stern meninggal pada usia 68 tahun.

9Schindler's List

Ia diperankan dalam film tahun 1993 Schindler's List oleh aktor Inggris Ben Kingsley. Di akhir film, janda Stern, Sophia, muncul dalam prosesi Schindlerjuden dan para aktor yang memerankan mereka, meletakkan batu di makam Schindler di Gunung Zion, yang merupakan tradisi Yahudi untuk menunjukkan rasa hormat kepada mendiang. Saudara Stern, Natan, juga merupakan salah satu Schindlerjuden dalam prosesi tersebut.