1Kelahiran

John Fitzgerald Kennedy lahir pada 29 Mei 1917, di 83 Beals Street di pinggiran kota Brookline, Massachusetts, AS.

2Dibaptis

Kennedy tinggal di Brookline selama sepuluh tahun pertama hidupnya dan menghadiri Gereja St. Aidan setempat, tempat ia dibaptis pada 19 Juni 1917.

3Tur Eropa

Pada tahun 1939, Kennedy melakukan tur ke Eropa, Uni Soviet, Balkan, dan Timur Tengah sebagai persiapan untuk tesis kehormatan seniornya di Harvard. Ia kemudian pergi ke Cekoslowakia dan Jerman sebelum kembali ke London pada 1 September 1939, hari di mana Jerman menginvasi Polandia yang menandai dimulainya Perang Dunia II.

4Lulus

Pada tahun 1940, Kennedy lulus dari Harvard dengan gelar Sarjana Seni di bidang pemerintahan, dengan konsentrasi pada urusan internasional.

5Harvard College

Pada September 1936, Kennedy mendaftar di Harvard College.

6Bergabung dengan Cadangan Angkatan Laut Amerika Serikat

Pada 24 September 1941, dengan bantuan direktur Office of Naval Intelligence (ONI)—yang merupakan mantan atase angkatan laut untuk Joseph Kennedy—Kennedy bergabung dengan Cadangan Angkatan Laut Amerika Serikat.

7PT-109

Pada 24 April, ia mengambil alih komando PT-109, yang pada saat itu berbasis di Pulau Tulagi di Kepulauan Solomon.

8Komando Pertama

Komando pertamanya adalah PT-101 dari 7 Desember 1942 hingga 23 Februari 1943.

9Letnan kelas dua

Pada 10 Oktober, ia dipromosikan menjadi letnan kelas dua.

10Kakak laki-laki terbunuh

Pada 12 Agustus 1944, kakak laki-laki Kennedy, Joe Jr., seorang pilot angkatan laut, terbunuh saat menjadi sukarelawan untuk misi udara khusus yang berbahaya. Pesawatnya yang sarat bahan peledak meledak ketika bom pesawat meledak sebelum waktunya saat pesawat terbang di atas Selat Inggris.

11Kennedy Pensiun

Pada 1 Maret 1945, Kennedy pensiun dari Cadangan Angkatan Laut karena cacat fisik dan diberhentikan dengan hormat dengan pangkat penuh letnan.

12Pengumuman Nominasi Presiden

Pada 2 Januari 1960, Kennedy mengumumkan pencalonannya untuk nominasi presiden dari Partai Demokrat.

13Pidato di Saint Anselm College

Kennedy memberikan pidato di Saint Anselm College pada 5 Mei 1960, mengenai perilaku Amerika dalam Perang Dingin yang sedang berkembang. Pidato tersebut merinci bagaimana kebijakan luar negeri Amerika harus dilakukan terhadap negara-negara Afrika, dengan mencatat sedikit dukungan untuk nasionalisme Afrika modern dengan mengatakan, "Karena kami pun mendirikan negara baru melalui pemberontakan terhadap aturan kolonial".

14Seorang Presiden

John F. Kennedy dilantik sebagai presiden ke-35 pada siang hari tanggal 20 Januari 1961.

15Rencana Invasi Akhir

Pemerintahan Eisenhower telah membuat rencana untuk menggulingkan rezim Fidel Castro di Kuba. Dipimpin oleh Central Intelligence Agency (CIA), dengan bantuan dari militer AS, rencana tersebut adalah untuk invasi ke Kuba oleh pemberontakan kontra-revolusioner yang terdiri dari pengasingan Kuba anti-Castro yang dilatih AS dan dipimpin oleh perwira paramiliter CIA. Tujuannya adalah untuk menginvasi Kuba dan memicu pemberontakan di antara rakyat Kuba, dengan harapan dapat menyingkirkan Castro dari kekuasaan. Kennedy menyetujui rencana invasi akhir pada 4 April 1961.

16Teluk Babi

Invasi Teluk Babi dimulai pada 17 April 1961.

17Negosiasi Teluk Babi

Pada 19 April 1961, pemerintah Kuba telah menangkap atau membunuh para pengasing yang menyerbu, dan Kennedy terpaksa bernegosiasi untuk pembebasan 1.189 orang yang selamat. Dua puluh bulan kemudian, Kuba membebaskan para pengasing yang ditangkap dengan imbalan makanan dan obat-obatan senilai $53 juta.

18Pertemuan Khrushchev

Pada 4 Juni 1961, presiden bertemu dengan Khrushchev di Wina dan meninggalkan pertemuan dengan marah dan kecewa karena ia membiarkan perdana menteri tersebut menindasnya, meskipun ada peringatan yang telah ia terima.

19Pembangunan situs rudal balistik jarak menengah Soviet di Kuba

Pada 14 Oktober 1962, pesawat mata-mata U-2 CIA mengambil foto pembangunan situs rudal balistik jarak menengah Soviet di Kuba. Foto-foto tersebut diperlihatkan kepada Kennedy pada 16 Oktober; konsensus tercapai bahwa rudal-rudal tersebut bersifat ofensif dan dengan demikian menimbulkan ancaman nuklir langsung.

20Kapal-kapal Soviet tiba di lepas pantai Kuba

Angkatan Laut AS akan menghentikan dan memeriksa semua kapal Soviet yang tiba di lepas pantai Kuba, mulai 24 Oktober.

21Membongkar situs rudal

Pada 28 Oktober, Khrushchev setuju untuk membongkar situs rudal tersebut, dengan tunduk pada inspeksi PBB.

22Pembunuhan

Presiden Kennedy dibunuh di Dallas, Texas, pada pukul 12:30 siang Waktu Standar Tengah pada hari Jumat, 22 November 1963.

23Menarik 1.000 tentara

Setelah pembunuhan Kennedy, Presiden Johnson menandatangani NSAM 273 pada 26 November 1963. Keputusan itu membatalkan keputusan Kennedy untuk menarik 1.000 tentara dan menegaskan kembali kebijakan bantuan kepada Vietnam Selatan.

24Mengirimkan pasukan tempur pertama ke Vietnam

Pada 8 Maret 1965, penerusnya, Presiden Lyndon Johnson, mengirimkan pasukan tempur pertama ke Vietnam dan sangat meningkatkan keterlibatan AS, dengan jumlah pasukan mencapai 184.000 pada tahun itu dan 536.000 pada tahun 1968.