Logo Historydraft
null

Joseph Goebbels

Goebbels bertemu dan memulai hubungan asmara dengan Else Janke

1922
Jerman

Goebbels kembali ke rumah dan bekerja sebagai guru privat. Ia juga mencari pekerjaan sebagai jurnalis dan tulisannya diterbitkan di surat kabar lokal. Tulisannya selama masa itu mencerminkan antisemitisme yang tumbuh dan ketidaksukaannya terhadap budaya modern. Pada musim panas 1922, Goebbels bertemu dan memulai hubungan asmara dengan Else Janke, seorang guru sekolah. Setelah ia mengungkapkan kepadanya bahwa ia adalah keturunan setengah Yahudi, Goebbels menyatakan "pesonanya [telah] hancur." Meskipun demikian, ia terus menemuinya sesekali hingga tahun 1927.

Mungkin mengandung kesalahan.