Mona Lisa
Beberapa kritikus mulai merasa bahwa lukisan itu telah menjadi tempat penyimpanan untuk eksegesis dan teori subjektif
Paris, Prancis
Menjelang awal abad ke-20, beberapa kritikus mulai merasa bahwa lukisan tersebut telah menjadi tempat penyimpanan bagi penafsiran dan teori subjektif. Setelah pencurian lukisan itu pada tahun 1911, sejarawan Renaisans Bernard Berenson mengakui bahwa lukisan itu "hanya menjadi beban, dan dia senang bisa terbebas darinya." Le goûter (Waktu Minum Teh) karya Jean Metzinger dipamerkan di Salon d'Automne 1911 dan secara sarkastis digambarkan sebagai "la Joconde à la cuiller" (Mona Lisa dengan sendok) oleh kritikus seni Louis Vauxcelles di halaman depan Gil Blas. André Salmon kemudian menggambarkan lukisan itu sebagai "Mona Lisa dari Kubisme".
Mungkin mengandung kesalahan.
