1Kelahiran
Narendra Modi lahir pada 17 September 1950 dari keluarga pedagang di Vadnagar, distrik Mehsana, Negara Bagian Bombay (sekarang Gujarat).
2Lulus
Pada tahun 1978, Modi menerima gelar Sarjana Seni di bidang ilmu politik dari School of Open Learning di Universitas Delhi, lulus dengan predikat kelas tiga.
3RSS sambhag pracharak (penyelenggara regional)
Modi menjadi RSS sambhag pracharak (penyelenggara regional) pada tahun 1978, mengawasi kegiatan RSS di wilayah Surat dan Vadodara.
4Gelar Master of Arts di bidang ilmu politik
Lima tahun kemudian, pada tahun 1983, ia menerima gelar Master of Arts di bidang ilmu politik dari Universitas Gujarat, sebagai mahasiswa pembelajaran jarak jauh eksternal.
5Ketua Menteri
Modi dilantik sebagai Ketua Menteri pada 7 Oktober 2001.
6Kecelakaan Kereta Api
Pada 27 Februari 2002, sebuah kereta dengan beberapa ratus penumpang terbakar di dekat Godhra, menewaskan sekitar 60 orang.
7Pertemuan Darurat
Kabinet Modi mengadakan pertemuan darurat pada 19 Juli 2002, setelah itu kabinet tersebut mengajukan pengunduran diri kepada Gubernur Gujarat S. S. Bhandari, dan majelis negara bagian dibubarkan.
8Masa Jabatan Kedua
Pada 22 Desember 2002, Bhandari melantik Modi untuk masa jabatan kedua.
9Pengeboman kereta api Mumbai 2006
Pada Juli 2006, Modi mengkritik Perdana Menteri Manmohan Singh "karena keengganannya untuk menghidupkan kembali undang-undang anti-teror" seperti Undang-Undang Pencegahan Terorisme tahun 2002. Ia meminta pemerintah nasional untuk mengizinkan negara bagian memberlakukan undang-undang yang lebih keras setelah pengeboman kereta api Mumbai tahun 2006.
10Mengundurkan diri sebagai Ketua Menteri
Setelah terpilih sebagai perdana menteri, Modi mengundurkan diri sebagai ketua menteri dan sebagai MLA dari Maninagar pada 21 Mei 2014. Anandiben Patel menggantikannya sebagai ketua menteri.
11Perdana Menteri
Modi dilantik sebagai Perdana Menteri India pada 26 Mei 2014.
12Membubarkan Komisi Perencanaan
Modi membubarkan Komisi Perencanaan, menggantinya dengan Lembaga Nasional untuk Transformasi India, atau NITI Aayog.
13Pemerintah menderegulasi harga solar
Pada Oktober 2014, pemerintah Modi menderegulasi harga solar.
14Mann Ki Baat
Ia memulai program radio bulanan berjudul "Mann Ki Baat" pada 3 Oktober 2014.
15Menarik oposisi kuat dari serikat pekerja
Kebijakan ekonomi pemerintah Modi berfokus pada privatisasi dan liberalisasi ekonomi, berdasarkan kerangka kerja neoliberal. Modi meliberalisasi kebijakan investasi asing langsung India, memungkinkan lebih banyak investasi asing di beberapa industri, termasuk pertahanan dan perkeretaapian. Reformasi lain yang diusulkan termasuk mempersulit pekerja untuk membentuk serikat pekerja dan mempermudah pemberi kerja untuk mempekerjakan dan memecat mereka; beberapa proposal ini dibatalkan setelah adanya protes. Reformasi tersebut menarik oposisi kuat dari serikat pekerja: pada 2 September 2015, sebelas serikat pekerja terbesar di negara itu melakukan pemogokan, termasuk salah satu yang berafiliasi dengan BJP.
16Skema Ujjwala
Modi meluncurkan skema Ujjwala untuk menyediakan sambungan LPG gratis ke rumah tangga pedesaan. Skema ini menyebabkan peningkatan konsumsi LPG sebesar 56% pada tahun 2019 dibandingkan dengan tahun 2014. Pada tahun 2019, sebuah undang-undang disahkan untuk memberikan reservasi 10% kepada kelompok yang secara ekonomi lebih lemah.
1717 pajak berbeda
Pemerintah Modi menerapkan Pajak Barang dan Jasa, reformasi pajak terbesar di negara itu sejak kemerdekaan. Pajak ini mencakup sekitar 17 pajak berbeda dan mulai berlaku sejak 1 Juli 2017.
18Masa Jabatan Kedua
Ia kembali dilantik sebagai Perdana Menteri pada 30 Mei 2019.

