Logo Historydraft
null

Nokia

Jorma Ollila menjadi CEO

Jan, 1992
Espoo, Finlandia

Vuorilehto berhenti pada Januari 1992 dan digantikan oleh Jorma Ollila, yang telah menjadi kepala bisnis telepon seluler sejak 1990 dan menyarankan untuk tidak menjual divisi tersebut. Ollila memutuskan untuk mengubah Nokia menjadi perusahaan yang 'berorientasi pada telekomunikasi', dan ia akhirnya menyingkirkan divisi-divisi seperti bisnis tenaga listrik. Strategi ini terbukti sangat sukses dan perusahaan tumbuh pesat pada tahun-tahun berikutnya. Laba operasional Nokia berubah dari negatif pada tahun 1991 menjadi $1 miliar pada tahun 1995 dan hampir $4 miliar pada tahun 1999.

Mungkin mengandung kesalahan.