Pangeran Harry
Taliban telah mengancam nyawa Pangeran Harry
Afganistan
Pada 10 September, beberapa hari setelah tiba di Afghanistan, dilaporkan bahwa Taliban telah mengancam nyawanya. Juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid berbicara kepada Reuters dan dikutip mengatakan: "Kami menggunakan seluruh kekuatan kami untuk menyingkirkannya, baik dengan membunuh atau menculiknya." Dia menambahkan, "Kami telah menginformasikan kepada komandan kami di Helmand untuk melakukan apa pun yang mereka bisa untuk melenyapkannya."
Mungkin mengandung kesalahan.
