Perang Boer Kedua
Presiden Republik Afrika Selatan mengeluarkan ultimatum
Afrika Selatan
Paul Kruger, Presiden Republik Afrika Selatan, mengeluarkan ultimatum pada 9 Oktober 1899, memberikan waktu 48 jam kepada pemerintah Inggris untuk menarik semua pasukan mereka dari perbatasan Transvaal dan Negara Bebas Oranye, meskipun Kruger telah memerintahkan Komando ke perbatasan Natal pada awal September dan Inggris hanya memiliki pasukan di kota-kota garnisun yang jauh dari perbatasan, jika gagal maka Transvaal, yang bersekutu dengan Negara Bebas Oranye, akan menyatakan perang terhadap pemerintah Inggris.
Mungkin mengandung kesalahan.
