Pembangunan Kastil
Menurut Elogius Kiburger, penulis Kronik Strättliger, pada tahun 933 Raja Burgundy, Rudolph II, membangun kastil tersebut.

933 sampai Saat ini
Spiez, Switzerland
Kastil Spiez adalah sebuah kastil di kotamadya Spiez di kanton Bern, Swiss. Kastil ini merupakan situs warisan Swiss yang memiliki kepentingan nasional.
Menurut Elogius Kiburger, penulis Kronik Strättliger, pada tahun 933 Raja Burgundy, Rudolph II, membangun kastil tersebut.
Tak lama kemudian, Freiherr von Strättligen menetap di kastil tersebut. Bagian dari dinding perisai dan menara utama kastil saat ini dibangun selama abad ke-12 dan pada abad ke-13 kota Spiez telah ada di luar tembok kastil.
Pada tahun 1280, kastil tersebut terdaftar sebagai wilayah kekuasaan Kekaisaran di bawah Vogt Richard de Corbières.
Pada tahun 1289, Freiherr von Strättligen menjadi pemilik bersama kastil tersebut bersama dengan serangkaian keluarga bangsawan lainnya.
Pada tahun 1308, Raja Albert I dari Habsburg dibunuh di Windisch di sungai Reuss oleh keponakannya, Adipati John Parricida.
Sebagai bagian dari pembalasan mereka atas pembunuhan tersebut, keluarga Habsburg menarik kembali setengah dari wilayah kekuasaan Spiez dari Thüring von Brandis dan memberikan seluruh wilayah kekuasaan tersebut kepada Johannes von Strättligen. Tiga puluh tahun kemudian, pada tahun 1338, Johannes menjual kastil, kota, gereja, dan desa-desa sekitarnya kepada Johann II von Bubenberg yang merupakan Schultheiss dari Bern.
Pada tahun 1340, vogt yang ditunjuk Bubenberg menerima perintah dari Bern, tetapi diwajibkan untuk mengumpulkan pasukan bagi keluarga Habsburg. Karena Bern secara de facto merdeka dari penguasa lama mereka, Habsburg, hal ini menciptakan situasi tidak stabil yang berlangsung selama lebih dari 40 tahun.
Setelah kemenangan Konfederasi Swiss dan Bern atas Habsburg dalam Pertempuran Sempach pada tahun 1386, Habsburg melepaskan klaim tanah mereka di sebelah barat sungai Aare, yang mencakup Spiez.
Kastil dan tanah sekitarnya tetap berada di tangan keluarga Bubenberg hingga kepunahan mereka pada tahun 1506, ketika kastil tersebut diakuisisi oleh Ludwig von Diesbach. Von Diesbach memilikinya selama sepuluh tahun sebelum Ludwig von Erlach mengakuisisi kastil dan tanah tersebut.
Kastil lama diperluas dalam beberapa tahap selama Abad Pertengahan Akhir, namun hanya sedikit yang diketahui tentang tanggal pastinya atau apa yang diubah. Pada tahun 1600, aula besar dan bangunan utara diperluas dan direnovasi.
Selama abad ke-17 dan ke-18, "Kastil Baru" di selatan dibangun, kemudian diperluas dan didekorasi ulang dengan gaya Barok akhir. Kastil ini dikelilingi oleh taman, kebun anggur, dan hutan.
Keluarga von Erlach memerintah kota dan desa-desa tersebut hingga invasi Prancis tahun 1798.
Setelah invasi dan pembentukan Republik Helvetia, keluarga von Erlach kehilangan hak atas tanah dan yurisdiksi mereka atas desa tersebut, namun tetap mempertahankan kepemilikan kastil hingga tahun 1875.
Setelah tahun 1875, kastil berpindah tangan melalui beberapa pemilik hingga sebuah yayasan membeli kastil dan gereja terkait. Taman-tamannya kini terbuka untuk umum dan ruangan-ruangan kastil digunakan untuk konferensi, konser, pameran, dan acara lainnya.