Logo Historydraft
null
12 peristiwa di linimasa ini
  1. Kelahiran Santo Valentinus

    226Terni, Italia

    Santo Valentinus dari Terni dikatakan sebagai seorang uskup yang melakukan pernikahan rahasia bagi pasangan Kristen yang bertentangan dengan perintah kaisar, yang menyelamatkan para pria dari keharusan bergabung dengan tentara.

  2. Legenda Santo Valentinus

    Abad ke-3rdRoma, Italia

    Legenda lain menyebutkan bahwa Valentinus menolak untuk memberikan persembahan kepada dewa-dewa pagan. Karena dipenjara karenanya, Valentinus memberikan kesaksiannya di penjara dan melalui doa-doanya, ia menyembuhkan putri sipir penjara yang menderita kebutaan. Pada hari eksekusinya, ia meninggalkan catatan untuknya yang ditandatangani, "Valentine-mu". Ada dua sosok yang mungkin berada di balik karakter Santo Valentinus, yaitu Santo Valentinus dari Roma dan Santo Valentinus dari Terni.

  3. Kematian Santo Valentinus

    Selasa Feb 16, 269Roma, Italia

    Santo Valentinus menjadi martir oleh kaisar Claudius II Gothicus dan dimakamkan di via Flaminia.

  4. Penetapan hari Santo Valentinus

    496Kerajaan Ostrogoth (Sekarang Italia)

    Paus Gelasius I menetapkan pesta Santo Valentinus pada tanggal 14 Februari, namun hari itu tidak dikaitkan dengan cinta romantis hingga abad ke-14 dan ke-15.

  5. Puisi Chaucer tentang "Hari Valentine"

    1382London, Britania Raya

    Asosiasi pertama yang tercatat mengenai Hari Valentine dengan cinta romantis diyakini ada dalam karya Chaucer, Parliament of Fowls (1382), sebuah visi mimpi yang menggambarkan parlemen bagi burung-burung untuk memilih pasangan mereka. Hal ini untuk menghormati peringatan pertama pertunangan Raja Richard II dari Inggris yang berusia lima belas tahun dengan Anne dari Bohemia yang juga berusia lima belas tahun.

  6. A Farewell To Love oleh Charles, Adipati Orléans

    1415Tower of London, London, Britania Raya

    Saat dipenjara di Menara London, adipati Prancis tersebut menulis apa yang diyakini sebagai surat Hari Valentine tertua. Ditujukan untuk istrinya, karya tersebut berjudul A Farewell To Love.

  7. Shakespeare menyebutkan Hari Santo Valentinus

    1600-anLondon, Britania Raya

    Shakespeare menyebutkan Hari Santo Valentinus dalam ratapan Ophelia di Hamlet, di mana ia merujuk pada takhayul bahwa jika dua orang lajang bertemu pada pagi hari Santo Valentinus, mereka kemungkinan besar akan menikah: Besok adalah hari Santo Valentinus, Semua di pagi hari, Dan aku seorang gadis di jendelamu, Untuk menjadi Valentine-mu.

  8. Penerbitan The Young Man's Valentine Writer

    1797London, Britania Raya

    Berbagi catatan cinta antar kekasih tampaknya telah menjadi praktik umum, karena pertama kali diterbitkan pada tahun 1797, The Young Man's Valentine Writer or the High Road to Love; for both Sexes. Buku itu menyertakan permata sajak-sajak sentimental.

  9. Layanan pos penny dan kartu Valentine

    Abad ke-19thBritania Raya

    Sepanjang awal abad ke-19, revolusi industri di Inggris membawa perkembangan pesat dalam teknologi percetakan dan manufaktur. Produksi massal kartu Valentine menjadi lebih mudah dari sebelumnya, dan segera menjadi sangat populer. Diperkirakan sekitar 200.000 kartu Valentine telah beredar di London saja pada pertengahan tahun 1820-an. Kesuksesan kartu Valentine semakin meningkat pada tahun 1840, laporan menunjukkan bahwa pada akhir tahun 1840-an jumlah kartu yang beredar berlipat ganda, dan berlipat ganda lagi dalam dua dekade berikutnya.

  10. Vinegar Valentines dan Era Victoria

    Abad ke-19thAS

    Di era Victoria, Vinegar valentines adalah kartu pos yang dibeli secara komersial yang kurang indah dibandingkan pasangannya yang penuh cinta, dan menampilkan puisi serta ilustrasi yang menyinggung. Kartu-kartu ini dikirim secara anonim, dan penerimanya akan menebak siapa yang membencinya. Kartu ini mendapatkan popularitas dari tahun 1840-an hingga 1940-an.

  11. Esther Howland

    1850-anMassachusetts, AS

    Esther Howland, yang ayahnya memiliki toko alat tulis terbesar di Worcester, Massachusetts, dijuluki sebagai "Ibu Valentine Amerika" dan dianggap berjasa memproduksi kartu Valentine pertama yang dicetak untuk pasar massal di AS. Howland menciptakan serangkaian kartu Hari Valentine pada tahun 1849, setelah terinspirasi oleh kartu yang dikirim dari Inggris kepadanya. Karena kartu-kartunya dikirim ke seluruh negeri, bisnisnya akhirnya menghasilkan lebih dari $100.000 per tahun, jumlah yang cukup besar untuk saat itu, dan ia akhirnya menjual bisnis tersebut kepada George Whitney pada tahun 1880.

  12. Penghapusan Santo Valentinus dari kalender orang suci Katolik Roma

    1969Kota Vatikan

    Meskipun Santo Valentinus terus diakui oleh Gereja Katolik Roma sebagai orang suci gereja, ia dikeluarkan dari Kalender Romawi Umum pada tahun 1969 karena kurangnya informasi yang akurat tentang dirinya.