Logo Historydraft
null
6 peristiwa di linimasa ini
  1. Sojourner Truth

    Truth pindah ke Kota New York

    1829New York, AS

    Truth mengalami pengalaman religius yang mengubah hidup selama tinggal bersama keluarga Van Wagenen dan menjadi seorang Kristen yang taat. Pada tahun 1829, ia pindah bersama putranya, Peter, ke Kota New York, tempat ia bekerja sebagai pengurus rumah tangga untuk Elijah Pierson, seorang penginjil Kristen. Saat berada di New York, ia berteman dengan Mary Simpson, seorang pedagang bahan makanan di John Street yang mengaku pernah diperbudak oleh George Washington. Mereka berbagi minat dalam amal untuk orang miskin dan menjadi teman dekat.

  2. Frederick Douglass

    Douglass belajar alfabet

    1829Baltimore, Maryland, AS

    Ketika Douglass berusia sekitar 12 tahun, istri Hugh Auld, Sophia, mulai mengajarinya alfabet. Sejak hari ia tiba, ia memastikan bahwa Douglass diberi makan dan berpakaian dengan layak, serta tidur di tempat tidur dengan seprai dan selimut.

  3. Muhammad Ali dari Mesir

    Undang-Undang Pidana Pertama

    1829Mesir

    Tujuan undang-undang tersebut adalah untuk mewakili Muhammad Ali selama ketidakhadirannya. Muhammad Ali memulai pembaruannya di bidang hukum dengan bergerak menuju kontrol yang lebih efektif terhadap kejahatan di dalam Mesir. Yang paling menonjol, ia melakukan ini dengan mengesahkan undang-undang pidana pertamanya pada tahun 1829, dalam upaya untuk mendapatkan kendali yang lebih kuat atas penduduk.

  4. Sojourner Truth

    Truth pindah ke Kota New York

    1829New York, AS

    Truth mengalami pengalaman religius yang mengubah hidup selama tinggal bersama keluarga Van Wagenen dan menjadi seorang Kristen yang taat. Pada tahun 1829, ia pindah bersama putranya, Peter, ke Kota New York, tempat ia bekerja sebagai pengurus rumah tangga untuk Elijah Pierson, seorang penginjil Kristen. Saat berada di New York, ia berteman dengan Mary Simpson, seorang pedagang bahan makanan di John Street yang mengaku pernah diperbudak oleh George Washington. Mereka berbagi minat dalam amal untuk orang miskin dan menjadi teman dekat.

  5. Frederick Douglass

    Douglass belajar alfabet

    1829Baltimore, Maryland, AS

    Ketika Douglass berusia sekitar 12 tahun, istri Hugh Auld, Sophia, mulai mengajarinya alfabet. Sejak hari ia tiba, ia memastikan bahwa Douglass diberi makan dan berpakaian dengan layak, serta tidur di tempat tidur dengan seprai dan selimut.

  6. Muhammad Ali dari Mesir

    Undang-Undang Pidana Pertama

    1829Mesir

    Tujuan undang-undang tersebut adalah untuk mewakili Muhammad Ali selama ketidakhadirannya. Muhammad Ali memulai pembaruannya di bidang hukum dengan bergerak menuju kontrol yang lebih efektif terhadap kejahatan di dalam Mesir. Yang paling menonjol, ia melakukan ini dengan mengesahkan undang-undang pidana pertamanya pada tahun 1829, dalam upaya untuk mendapatkan kendali yang lebih kuat atas penduduk.