Frederick Douglass
Pidato Penerimaan London
London, Inggris, Britania Raya
Douglass menghabiskan dua tahun di Irlandia dan Britania Raya, di mana ia memberikan banyak kuliah di gereja dan kapel. Daya tariknya sedemikian rupa sehingga beberapa fasilitas "sesak hingga kehabisan napas". Salah satu contohnya adalah Pidato Penerimaan London-nya yang sangat populer, yang disampaikan Douglass pada Mei 1846 di Finsbury Chapel milik Alexander Fletcher. Douglass berkomentar bahwa di Inggris ia diperlakukan bukan "sebagai warna kulit, melainkan sebagai manusia".
Mungkin mengandung kesalahan.
