Perang Iran–Irak
Operasi Earnest Will
Teluk Persia
Serangan terhadap kapal tanker minyak terus berlanjut. Baik Iran maupun Irak sering melakukan serangan selama empat bulan pertama tahun itu. Iran secara efektif mengobarkan perang gerilya angkatan laut dengan kapal cepat IRGC, sementara Irak menyerang dengan pesawatnya. Pada tahun 1987, Kuwait meminta untuk mengganti bendera kapal tankernya menjadi bendera AS. Mereka melakukannya pada bulan Maret, dan Angkatan Laut AS memulai Operasi Earnest Will untuk mengawal kapal-kapal tanker tersebut. Hasil dari Earnest Will adalah bahwa sementara kapal tanker minyak yang mengangkut minyak Irak/Kuwait dilindungi, kapal tanker Iran dan kapal tanker netral yang mengirim ke Iran tidak akan terlindungi, yang mengakibatkan kerugian bagi Iran dan merusak perdagangannya dengan negara asing, sehingga semakin merusak ekonomi Iran.
Mungkin mengandung kesalahan.
