1Asal Usul Meditasi

Meditasi pertama kali dikembangkan di India. Bukti terdokumentasi tertua dari praktik meditasi adalah seni dinding di anak benua India dari sekitar tahun 5.000 hingga 3.500 SM, yang menunjukkan orang-orang duduk dalam posisi meditasi dengan mata setengah tertutup.

2Plotinus

Menjelang abad ke-3, Plotinus telah mengembangkan teknik-teknik meditasi, yang sayangnya tidak menarik pengikut di kalangan praktisi meditasi Kristen. Santo Agustinus bereksperimen dengan metode-metode Plotinus dan gagal mencapai ekstasi.

3Sekolah Asli Pertama

Transmisi Buddhisme melalui Jalur Sutra memperkenalkan meditasi ke negara-negara oriental lainnya. Bodhidharma secara tradisional dianggap sebagai penyebar konsep Zen ke Tiongkok. Namun, "sekolah asli" pertama di Asia Timur didirikan oleh rekan sezamannya, Zhiyi, pada abad ke-6 di Tiongkok tengah. Zhiyi berhasil mengatur secara sistematis berbagai ajaran yang telah diimpor dari India sedemikian rupa sehingga hubungan antar ajaran tersebut menjadi masuk akal.

4Aula Meditasi Pertama di Jepang

Dengan berkembangnya Buddhisme Jepang dari abad ke-7 dan seterusnya, praktik-praktik meditasi dibawa ke dan dikembangkan lebih lanjut di Jepang. Biksu Jepang Dosho mempelajari Zen selama kunjungannya ke Tiongkok pada tahun 653 dan sekembalinya, ia membuka aula meditasi pertama di Jepang, di Nara.

5Dzikir

Pandangan Sufi atau mistisisme Islam melibatkan praktik-praktik meditasi. Mengingat Tuhan dalam Islam, yang dikenal dengan konsep Dzikir, diinterpretasikan dalam berbagai teknik meditasi dalam Sufisme atau mistisisme Islam. Hal ini menjadi salah satu elemen penting Sufisme saat disistematisasikan pada abad ke-11 dan ke-12. Praktik ini disandingkan dengan fikr (berpikir) yang mengarah pada pengetahuan. Menjelang abad ke-12, praktik Sufisme mencakup teknik-teknik meditasi khusus, dan para pengikutnya mempraktikkan kontrol pernapasan serta pengulangan kata-kata suci.

6Instruksi untuk Zazen

Praktik-praktik meditasi terus berdatangan ke Jepang dari Tiongkok dan mengalami modifikasi. Ketika Dōgen kembali ke Jepang dari Tiongkok sekitar tahun 1227, ia menulis instruksi untuk Zazen, atau meditasi duduk, dan menggagas komunitas biksu yang terutama berfokus pada Zazen.

7Meditasi di Barat (Denis Diderot)

Menjelang abad ke-18, studi tentang Buddhisme di Barat menjadi topik bagi para intelektual. Filsuf Schopenhauer mendiskusikannya, dan Voltaire meminta toleransi terhadap umat Buddha. Ada juga pengaruh dari Pencerahan melalui Encyclopédie karya Denis Diderot (1713–1784), meskipun ia menyatakan, "Saya menemukan bahwa seorang praktisi meditasi seringkali tidak berguna dan bahwa seorang praktisi kontemplasi selalu gila".

8Parlemen Agama Dunia

Parlemen Agama Dunia, yang diadakan di Chicago pada tahun 1893, adalah peristiwa penting yang meningkatkan kesadaran Barat akan meditasi. Ini adalah pertama kalinya audiens Barat di tanah Amerika menerima ajaran spiritual Asia dari orang Asia sendiri.

9Buku Kematian Tibet

Sekolah-sekolah yoga baru berkembang dalam kebangkitan Hindu sejak tahun 1890-an. Beberapa dari sekolah ini diperkenalkan ke Barat oleh Vivekananda dan guru-guru selanjutnya. Terjemahan bahasa Inggris pertama dari Buku Kematian Tibet diterbitkan pada tahun 1927.

10Meditasi Claudio Naranjo

Pada tahun 1971, Claudio Naranjo mencatat bahwa "Kata 'meditasi' telah digunakan untuk menunjuk berbagai praktik yang cukup berbeda satu sama lain sehingga kita mungkin kesulitan dalam mendefinisikan apa itu meditasi." Hingga kini belum ada definisi kriteria yang perlu dan cukup untuk meditasi yang telah mencapai penerimaan universal atau luas dalam komunitas ilmiah modern, karena satu studi baru-baru ini mencatat "kurangnya konsensus yang persisten dalam literatur" dan "tampaknya sulitnya mendefinisikan meditasi". Sejak saat itu, banyak upaya telah dilakukan untuk mendefinisikan meditasi.

11Bukti Tertulis Pertama

Bukti tertulis pertama dari segala bentuk meditasi pertama kali terlihat dalam Weda, yang merupakan teks suci Hindu, sekitar tahun 1500 SM. Meditasi sebagai latihan spiritual dan praktik keagamaan memiliki tradisi panjang dalam agama Hindu.

12Bentuk-Bentuk Meditasi Lainnya Muncul

Sekitar abad ke-6 hingga ke-5 SM, bentuk-bentuk meditasi lainnya berkembang di Tiongkok Taois dan India Buddhis.

13Buddhisme Awal

Dhyana dalam Buddhisme awal juga dipengaruhi oleh Vedanta sekitar abad ke-4 SM.

14Asal Usul Meditasi Buddhis

Asal usul pasti meditasi Buddhis masih menjadi perdebatan di kalangan para sarjana. Catatan tertulis awal mengenai berbagai tingkatan dan tahapan meditasi dalam Buddhisme di India ditemukan dalam sutra-sutra Kanon Pāli, yang berasal dari abad ke-1 SM. Kanon Pali mencatat rumus empat kali lipat dasar keselamatan melalui ketaatan pada aturan moralitas, konsentrasi kontemplatif, pengetahuan, dan pembebasan, sehingga menempatkan meditasi sebagai salah satu langkah di sepanjang jalan menuju keselamatan. Pada saat Buddhisme menyebar di Tiongkok, Sutra Vimalakirti yang berasal dari tahun 100 M mencakup sejumlah bagian tentang meditasi dan kebijaksanaan yang tercerahkan, yang dengan jelas merujuk pada Zen.

15Philo dari Aleksandria

Di barat, pada tahun 20 SM, Philo dari Aleksandria telah menulis tentang beberapa bentuk "latihan spiritual" yang melibatkan perhatian (prosocial) dan konsentrasi.