Revolusi Xinhai
Pemberontakan Guangzhou Kedua
Guangzhou, Guangdong, Tiongkok
Pada 27 April 1911, sebuah pemberontakan terjadi di Guangzhou, yang dikenal sebagai Pemberontakan Guangzhou Kedua atau Pemberontakan Gundukan Bunga Kuning. Peristiwa ini berakhir dengan bencana, karena 86 jenazah ditemukan (hanya 72 yang dapat diidentifikasi). 72 revolusioner tersebut dikenang sebagai martir. Revolusioner Lin Juemin adalah salah satu dari 72 orang tersebut. Pada malam pertempuran, ia menulis "Surat untuk Istriku" yang legendaris, yang kemudian dianggap sebagai mahakarya dalam sastra Tiongkok.
Mungkin mengandung kesalahan.
